Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 15 JULI 2026 • 21:06 WIB

Mengenal Denyut Ekonomi dan Profil Mata Pencaharian Masyarakat di Pekanbaru

Mengenal Denyut Ekonomi dan Profil Mata Pencaharian Masyarakat di PekanbaruKota Pekanbaru (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Perekonomian Kota Pekanbaru terus menunjukkan perkembangan yang positif dengan sektor perdagangan, jasa, dan industri pengolahan sebagai penggerak utama. 

Sebagai pusat peredaran uang terbesar di Pulau Sumatera di luar Pulau Jawa, Pekanbaru menjadi kota dengan aktivitas ekonomi yang sangat dinamis dan didominasi oleh pelaku usaha, pedagang, serta UMKM.

Karakteristik ekonomi Pekanbaru mencerminkan sebuah kota metropolitan yang berkembang pesat. Mayoritas masyarakat menggantungkan mata pencaharian pada sektor non-agraris, sementara konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga: Bertani hingga Berdagang: Ini Sumber Penghasilan Utama Penduduk di Kampar

Sektor perdagangan menjadi tulang punggung perekonomian dengan kontribusi sekitar 40 persen terhadap mata pencaharian masyarakat.

Aktivitas perdagangan berlangsung di berbagai pusat ekonomi, mulai dari pasar tradisional seperti Pasar Bawah dan Pasar Arengka, pusat perbelanjaan modern seperti Sukaramai Trade Center, hingga ribuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di berbagai wilayah kota.

Di posisi kedua terdapat sektor jasa dengan kontribusi sekitar 26 persen. Sektor ini mencakup berbagai layanan seperti perhotelan, industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), kuliner, pendidikan, hingga layanan kesehatan yang terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas bisnis di Pekanbaru.

Sementara itu, sektor konstruksi menyumbang sekitar 10 persen terhadap mata pencaharian masyarakat. Pertumbuhan sektor ini didorong oleh pembangunan infrastruktur, kawasan komersial, pusat bisnis, dan perumahan yang terus berlangsung di berbagai kawasan.

Baca juga: Mengintip Mayoritas Mata Pencaharian dan Profesi Warga di Provinsi Riau

Sektor keuangan dan perbankan juga memiliki peran penting dengan kontribusi sekitar 6 persen. Sebagai pusat ekonomi Provinsi Riau, Pekanbaru menjadi lokasi berbagai kantor perbankan dan lembaga keuangan yang mendukung aktivitas investasi serta perdagangan.

Di sektor industri, kontribusinya mencapai sekitar 5 persen dengan dominasi industri pengolahan dan manufaktur. Kawasan Tenayan Raya menjadi salah satu sentra pengembangan industri yang terus diperkuat pemerintah.

Adapun sektor pertanian dan perkebunan masih berkontribusi sekitar 4 persen terhadap mata pencaharian masyarakat. Aktivitas ini meliputi pertanian tanaman pangan, perkebunan kelapa sawit dan karet di wilayah pinggiran kota, serta usaha perikanan.

Baca juga: Dari Pertanian hingga Industri, Ini Komoditas Andalan Khas Provinsi Riau

Dari sisi pertumbuhan ekonomi, Pekanbaru mencatatkan kinerja yang cukup menggembirakan. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada triwulan awal tahun mencapai hampir 8 persen. Capaian tersebut didorong oleh tingginya konsumsi rumah tangga, meningkatnya aktivitas perdagangan, serta belanja pemerintah yang terus berjalan.

Sebagai pusat distribusi regional, Pekanbaru juga memiliki peran strategis dalam mendukung pergerakan logistik berbagai komoditas unggulan Provinsi Riau, terutama minyak bumi dan kelapa sawit. 

Posisi tersebut menjadikan kota ini sebagai simpul perdagangan yang menghubungkan berbagai daerah di Sumatra.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Denyut Ekonomi dan Profil Mata Pencaharian Masyarakat di Pekanbaru

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!