Hukum Sikat Gigi Saat Puasa Ramadhan: Bolehkah Dilakukan Siang Hari? Simak ini Penjelasannya
RIAU- Menjaga kebersihan mulut tetap menjadi prioritas meskipun sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Namun, banyak masyarakat yang masih ragu, apakah menyikat gigi di siang hari dapat membatalkan puasa atau justru merusak pahala ibadah.
Secara hukum fikih dasar, menyikat gigi saat berpuasa adalah aktivitas yang diperbolehkan selama dilakukan dengan hati-hati. Berikut adalah poin-poin penting yang perlu dipahami umat Muslim agar puasa tetap sah.
Hukum Dasar: Antara Mubah dan Makruh
Para ulama umumnya membagi waktu menyikat gigi menjadi dua kategori utama saat berpuasa:
• Pagi Hari (Setelah Sahur hingga Sebelum Zuhur): Hukumnya Mubah (boleh). Di waktu ini, menyikat gigi dianggap sebagai bagian dari menjaga kebersihan diri yang sangat dianjurkan dalam Islam.
• Siang hingga Sore Hari (Setelah Zuhur): Sebagian besar ulama menghukuminya sebagai Makruh. Hal ini didasarkan pada pandangan bahwa aroma mulut orang berpuasa memiliki keutamaan tersendiri di sisi Tuhan, sehingga menghilangkannya di siang bolong dianggap kurang utama (tapi tidak membatalkan).
Kapan Puasa Menjadi Batal?
Penting untuk diingat bahwa puasa baru dianggap batal jika ada sesuatu yang masuk ke dalam rongga tenggorokan secara sengaja.
Jika saat menyikat gigi Anda tidak sengaja menelan air atau pasta gigi, maka puasa Anda tetap sah. Namun, jika Anda berkumur secara berlebihan (mubalaghah) sehingga air tertelan, hal ini berisiko membatalkan puasa karena adanya unsur kelalaian.
Tips Menjaga Napas Segar Tanpa Was-Was
Agar tetap percaya diri berinteraksi di kantor atau sekolah, Anda bisa mengikuti langkah berikut
• Gunakan Pasta Gigi Secukupnya: Hindari menggunakan pasta gigi yang terlalu banyak. Aroma mint yang sangat kuat terkadang memicu rasa haus atau keinginan untuk menelan.
• Posisi Menunduk saat Berkumur: Pastikan kepala agak menunduk saat membersihkan sisa odol agar air tidak mengalir ke arah pangkal tenggorokan.
• Andalkan Siwak: Menggunakan siwak (kayu pembersih gigi tradisional) adalah alternatif yang paling aman dan disunnahkan, karena tidak melibatkan air dalam jumlah banyak dan pasta gigi kimia.
• Bersihkan Lidah: Seringkali bau mulut berasal dari sisa makanan di lidah. Membersihkan lidah saat sahur sangat membantu mengurangi aroma tak sedap sepanjang hari.
Rekomendasi Waktu Terbaik
Waktu paling ideal untuk menyikat gigi secara total adalah tepat setelah makan sahur dan sebelum memasuki waktu Subuh. Dengan begitu, sisa-sisa makanan tidak membusuk di dalam mulut selama belasan jam ke depan.
Menyikat gigi di siang hari diperbolehkan asalkan Anda yakin tidak ada cairan atau material yang tertelan. Jika ragu, cukup bersihkan gigi di pagi hari atau gunakan siwak untuk menjaga kesegaran napas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan