RIAU - Sektor ekonomi kreatif (ekraf) di Provinsi Riau terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dan kini menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di luar sektor sumber daya alam.
Inovasi produk, pemanfaatan teknologi digital, serta dukungan pemerintah menjadi faktor utama yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di berbagai kabupaten dan kota di Riau.
Perkembangan ekonomi kreatif di Riau tidak lagi sekadar menjadi usaha sampingan masyarakat. Berbagai subsektor kreatif kini mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal melalui produk bernilai ekonomi tinggi.
Salah satu subsektor yang menjadi motor penggerak utama adalah kuliner.Beragam pelaku UMKM terus berinovasi dengan mengembangkan makanan khas daerah yang dikemas secara modern dan lebih menarik bagi pasar yang lebih luas.
Produk seperti Ketan Talam Durian dan Bolu Kemojo menjadi contoh kuliner khas Riau yang terus dipromosikan melalui berbagai festival dan kegiatan ekonomi kreatif.
Baca juga: Geliat Ekonomi Kreatif di Riau : Tren UMKM dan Inovasi Anak Muda
Selain kuliner, subsektor kriya juga memiliki potensi besar. Kerajinan Tenun Songket Melayu yang berkembang di sejumlah daerah, termasuk Pekanbaru dan Dumai, serta berbagai produk kerajinan rotan, terus mendapatkan pembinaan agar mampu menembus pasar nasional hingga ekspor. Produk-produk tersebut tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya Melayu.
Di bidang film, animasi, dan video, perkembangan komunitas kreatif di Riau juga semakin aktif. Kabupaten Siak menjadi salah satu daerah yang menunjukkan kemajuan melalui berbagai kegiatan produksi film lokal yang dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan promosi budaya daerah.
Untuk mendukung pertumbuhan sektor ini, Pemerintah Provinsi Riau bersama pemerintah kabupaten dan kota terus memperkuat infrastruktur kreatif serta fasilitas pengembangan talenta muda berbasis teknologi.
Di Kota Pekanbaru, perhatian terhadap ekonomi kreatif semakin terlihat dengan masuknya sektor tersebut secara khusus dalam struktur kelembagaan Dinas Pariwisata.
Dukungan dari pemerintah pusat juga terus meningkat. Kementerian Ekonomi Kreatif bersama berbagai organisasi dan asosiasi kreatif nasional memperluas kolaborasi guna meningkatkan promosi, akses pasar, serta penguatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif di daerah.
Dengan potensi sumber daya manusia yang besar, kekayaan budaya lokal, dan semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital, ekonomi kreatif diproyeksikan menjadi salah satu sektor unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Provinsi Riau pada masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan