RIAU - Kota Pekanbaru memiliki beragam pilihan transportasi umum yang memudahkan mobilitas masyarakat maupun wisatawan.
Moda transportasi yang tersedia meliputi Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP), Bus Sekolah gratis, uji coba bus listrik ramah lingkungan, hingga layanan transportasi daring dan oplet yang menjangkau berbagai kawasan di ibu kota Provinsi Riau.
Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) masih menjadi tulang punggung transportasi publik di kota ini.
Armada tersebut melayani sejumlah koridor utama yang menghubungkan pusat kota, kawasan pendidikan, pusat perbelanjaan, hingga Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II melalui Koridor 01 dan 1A.
Untuk tarif, Bus Trans Metro Pekanbaru menawarkan biaya yang terjangkau, yakni sekitar Rp4.000 bagi penumpang umum dan Rp3.000 untuk pelajar, sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada momen tertentu, pemerintah juga memberikan tarif promosi guna meningkatkan minat masyarakat menggunakan angkutan umum.
Sistem pembayaran TMP kini telah menerapkan transaksi non-tunai (cashless) menggunakan kartu uang elektronik dari perbankan maupun pembayaran melalui QRIS Tap berbasis NFC.
Penumpang juga dapat memantau rute, lokasi halte, serta jadwal kedatangan bus secara real time melalui aplikasi Trans Metro Pekanbaru.
Selain itu, Pemerintah Kota Pekanbaru juga menyediakan layanan Bus Sekolah gratis bagi para pelajar. Armada ini beroperasi pada rute-rute yang melewati kawasan pendidikan sehingga membantu siswa berangkat dan pulang sekolah dengan aman serta tepat waktu.
Untuk menggunakan layanan tersebut, pelajar cukup mengenakan seragam sekolah atau menunjukkan kartu pelajar saat menaiki bus.
Sebagai bagian dari pengembangan transportasi ramah lingkungan, Pemkot Pekanbaru juga mulai menguji coba bus listrik.
Armada ini melayani rute yang menghubungkan kawasan pusat perbelanjaan, seperti Mall SKA hingga Mall Pekanbaru.
Bus listrik tersebut dilengkapi fasilitas pendingin udara (AC) dan dirancang lebih hemat energi sekaligus mengurangi emisi kendaraan di kawasan perkotaan.
Di samping angkutan massal, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan transportasi daring seperti Grab dan Gojek yang tersedia hampir di seluruh wilayah Pekanbaru.
Layanan ini menjadi pilihan karena menawarkan perjalanan yang lebih fleksibel dengan sistem antar-jemput langsung ke lokasi tujuan.
Sementara itu, angkutan kota atau oplet masih beroperasi di beberapa kawasan permukiman. Moda transportasi ini berfungsi sebagai penghubung (feeder) yang mengantarkan penumpang menuju halte-halte Bus Trans Metro Pekanbaru.
Dengan berbagai pilihan moda transportasi tersebut, masyarakat maupun wisatawan dapat menyesuaikan kebutuhan perjalanan, mulai dari angkutan massal, layanan gratis bagi pelajar, transportasi ramah lingkungan, hingga layanan daring yang praktis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan