Sabtu, 09 MEI 2026 • 13:13 WIB

Mengungkap Sejarah Menarik Mengapa Riau Disebut Bumi Lancang Kuning

Author

Mengungkap Sejarah Menarik Mengapa Riau Disebut Bumi Lancang Kuning (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Provinsi Riau dikenal luas dengan julukan Bumi Lancang Kuning. Sebutan ini bukan sekadar nama, melainkan memiliki akar sejarah panjang yang berkaitan erat dengan kejayaan maritim Kerajaan Siak Sri Indrapura serta budaya Melayu yang hingga kini masih dijunjung tinggi masyarakat Riau.

Istilah Lancang Kuning berasal dari kata lancang, yaitu jenis kapal layar cepat yang pada masa lalu digunakan sebagai kapal perang maupun kapal kebesaran raja-raja Melayu

Kapal ini menjadi simbol kekuatan armada laut di wilayah Riau yang dahulu berperan penting dalam menguasai jalur perdagangan strategis di Selat Malaka.

Sementara itu, warna kuning dalam tradisi Melayu memiliki makna istimewa. Warna ini melambangkan kedaulatan, kemuliaan, dan keagungan. 

Penggunaan warna kuning pada kapal menunjukkan bahwa kapal tersebut merupakan milik sultan atau pemimpin besar.

Tidak hanya sebagai simbol fisik, Lancang Kuning juga memiliki nilai filosofis mendalam.

Nakhoda kapal diibaratkan sebagai seorang pemimpin yang harus mampu membawa rakyatnya melewati berbagai tantangan dan gelombang kehidupan menuju kesejahteraan.

Makna tersebut kemudian diwariskan melalui lagu daerah legendaris berjudul Lancang Kuning.

Lagu ini sangat populer di tengah masyarakat Melayu dan sarat pesan moral tentang pentingnya kepemimpinan yang amanah agar negeri tetap kokoh dan tidak karam diterpa persoalan.

Hingga saat ini, Lancang Kuning tetap menjadi identitas resmi Provinsi Riau. Julukan tersebut mencerminkan semangat masyarakat untuk terus maju, berkembang, dan menjaga warisan budaya luhur Melayu yang telah mengakar sejak dahulu kala.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU