Tarian Melayu Riau (Ramadhan Kurniawan putra)
RIAU - Minat masyarakat terhadap seni tari tradisional terus tumbuh seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya daerah.
Di Kota Pekanbaru, sejumlah sanggar tari aktif membuka kelas pelatihan bagi anak-anak, remaja, hingga orang dewasa yang ingin mendalami seni gerak khas Melayu dan Nusantara.
Belajar tari tradisional tidak hanya bermanfaat untuk mengembangkan bakat dan keterampilan seni, tetapi juga menjadi sarana mengenal serta menjaga warisan budaya Melayu Riau yang kaya akan nilai dan filosofi, seperti Tari Zapin dan Tari Persembahan.
Baca juga: Lestarikan Budaya, Ini Daftar Sanggar Tari Tradisional di Pekanbaru untuk Anak dan Dewasa
Berikut beberapa sanggar tari tradisional di Pekanbaru yang dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin belajar menari.
Sanggar Tari Laksemana yang berlokasi di Jalan Letjen S. Parman No.53, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, merupakan salah satu sanggar tari yang cukup dikenal di Riau.
Sanggar ini berfokus pada pelestarian budaya Melayu sekaligus pengembangan tari kreasi baru yang tetap berlandaskan nilai-nilai tradisional. Kelas yang tersedia diperuntukkan bagi berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Baca juga: Aman Aja Wan, Atur Aja Wan, Sindiran Netizen soal Anak Bupati Pelalawan Zukri Positif Narkoba
Selain aktif melakukan pembinaan, sanggar ini juga kerap terlibat dalam berbagai festival seni tari tingkat nasional maupun internasional.
Berlokasi di Jalan Cipta Karya, Panam, Sanggar Tuah Kemilau menjadi salah satu lembaga pelatihan seni tari tradisional yang cukup diminati masyarakat.
Pelatihan di sanggar ini dibimbing oleh instruktur berpengalaman dengan jadwal latihan yang fleksibel. Sanggar Tuah Kemilau secara rutin membuka pendaftaran anggota baru untuk kalangan remaja maupun dewasa.
Informasi mengenai jadwal latihan dan pendaftaran biasanya diumumkan melalui media sosial resmi mereka.
Sanggar Bertuah yang berada di Jalan Angkatan 45 No.4B, Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, menawarkan pembelajaran tari tradisional Melayu serta sejumlah tari daerah lainnya.
Selain Tari Zapin, peserta juga dapat mempelajari berbagai tari Minangkabau seperti Tari Pasambahan dan Tari Piring.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan