RIAU - Kabupaten Siak, Provinsi Riau, tidak hanya dikenal dengan kemegahan Istana Siak Sri Indrapura, tetapi juga menjadi salah satu pusat kerajinan khas Melayu yang masih bertahan hingga kini.
Berbagai sentra kerajinan di daerah ini menawarkan produk unggulan, mulai dari kain Tenun Siak asli hingga anyaman khas masyarakat adat Sakai.
Bagi wisatawan yang ingin berburu oleh-oleh khas Riau, kawasan Kecamatan Mempura, Kecamatan Siak, hingga gerai resmi pemerintah menjadi destinasi utama.
Di lokasi-lokasi tersebut, pengunjung dapat menemukan beragam produk kerajinan berkualitas sekaligus menyaksikan proses pembuatannya secara langsung.
Kecamatan Mempura Jadi Jantung Produksi Tenun Siak
Kecamatan Mempura dikenal sebagai pusat produksi kain Tenun Siak tradisional. Di kawasan ini, para perajin masih mempertahankan teknik menenun menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) maupun alat tenun tradisional yang dikenal dengan sebutan "Kik".
Beragam hasil tenun diproduksi di sentra ini, seperti kain songket sutra, kain katun kristal dengan benang emas, hingga kain samping. Salah satu lokasi yang cukup dikenal wisatawan adalah Sentra Kerajinan Tenun Anisa yang berada di Kecamatan Mempura.
Showroom Dekranasda Siak Sediakan Produk Lengkap
Wisatawan yang ingin berbelanja dalam satu lokasi dapat mengunjungi Showroom Dekranasda Kabupaten Siak di Jalan Raja Kecik, Kecamatan Siak.
Galeri ini menyediakan berbagai produk unggulan seperti kain tenun premium, kerajinan anyaman, cinderamata khas Melayu, baju adat, hingga tanjak Melayu dengan kualitas yang telah dikurasi.
Kawasan Istana Siak Jadi Pusat Oleh-Oleh
Di sekitar kawasan Istana Siak Sri Indrapura, wisatawan juga dapat menemukan deretan toko suvenir dan pedagang oleh-oleh.
Berbagai produk yang dijual antara lain miniatur Istana Siak, gantungan kunci, kaos bertema Siak, kain tenun dengan berbagai pilihan harga, hingga tanjak Melayu siap pakai. Lokasi ini menjadi pilihan praktis bagi pengunjung yang ingin membawa pulang buah tangan setelah menikmati wisata sejarah.
Kerajinan Anyaman Sakai di Minas
Selain tenun, Kabupaten Siak juga memiliki sentra kerajinan anyaman yang dikelola masyarakat adat Sakai di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas.
Kerajinan berbahan daun pandan ini menghasilkan berbagai produk seperti sandal, tas anyaman, serta tikar tradisional yang memiliki nilai budaya sekaligus bernilai ekonomi.
Keberadaan berbagai sentra kerajinan tersebut menjadikan Kabupaten Siak sebagai salah satu destinasi wisata belanja unggulan di Riau. Selain mendukung pelestarian budaya Melayu, wisatawan juga dapat membawa pulang produk kerajinan autentik yang dibuat langsung oleh para perajin lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan