RIAU - Atmosfer Istora Senayan kembali membara pada gelaran Indonesia Masters 2026. Turnamen bulu tangkis bergengsi yang berlangsung sejak 20 hingga 25 Januari 2026 itu menyuguhkan persaingan ketat pada babak 16 besar, Kamis (22/1/2026).
Sejumlah wakil Indonesia tampil impresif dan berhasil mengamankan tiket ke perempat final, sekaligus menjaga asa tuan rumah meraih prestasi terbaik.
Sorotan utama datang dari sektor ganda campuran. Pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil menunjukkan mental tanding kuat saat menghadapi wakil Korea Selatan, Lee Jong-min/Lee Yu-lim. Adnan/Indah tampil dominan pada gim pertama sebelum kehilangan fokus di gim kedua. Namun, mereka mampu bangkit di gim penentuan dan menutup laga dengan kemenangan 21-13, 20-22, 21-19, disambut riuh tepuk tangan penonton Istora.
Masih di sektor yang sama, laga bertajuk duel saudara mempertemukan dua pasangan Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu melawan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindiya Wardana. Sempat tertinggal jauh di gim pembuka, Jafar/Felisha tampil lebih agresif dan disiplin dalam bertahan. Perubahan strategi tersebut berbuah manis dengan kemenangan tiga gim 10-21, 21-11, 21-10, sekaligus memastikan langkah mereka ke delapan besar.
Dari sektor ganda putri, pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi kembali membuktikan kualitasnya. Duet yang akrab disapa Tiwi/Fadia itu tampil solid dan nyaris tanpa celah saat menghadapi pasangan Thailand, H. Mijad/N. Tungkasatan. Dengan permainan cepat dan variasi serangan efektif, Tiwi/Fadia menang dua gim langsung 21-17, 21-14.
Dominasi Indonesia semakin terasa di sektor ganda putra. Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani harus bekerja keras untuk menaklukkan ganda Malaysia, Tan Wee Kiong/Nur Mohd Azriyn Ayub. Setelah kalah tipis di gim pertama, Sabar/Reza tampil lebih tenang dan berhasil membalikkan keadaan hingga menang 19-21, 21-16, 21-17.
Pertandingan sesama wakil Indonesia juga tersaji saat Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhadapan dengan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Laga berlangsung ketat dan penuh reli panjang. Fajar/Fikri akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 21-16, 18-21, 21-13, memastikan satu tempat Indonesia di perempat final.
Kejutan terbesar hari itu datang dari pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Mereka sukses menumbangkan unggulan asal Taiwan, Lee Jhe-huei/Yang Po-hsuan, dalam pertandingan dramatis tiga gim. Sempat tertinggal, Raymond/Nikolaus tampil tanpa beban dan menutup laga dengan skor tipis 14-21, 21-18, 24-22, yang langsung disambut standing ovation dari penonton.
Meski banyak wakil melaju, sejumlah pemain Indonesia harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar. Di sektor tunggal putra, Zaki Ubaidillah harus mengakui keunggulan mantan juara dunia asal Singapura, Loh Kean Yew, dengan skor 19-21, 10-21.Sementara itu, Putri Kusuma Wardani mengalami kekalahan dramatis di sektor tunggal putri setelah bertarung sengit melawan wakil Taiwan, Huang Yu-Hsun, melalui tiga gim 17-21, 21-19, 17-21.
Nasib serupa dialami pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari di sektor ganda putri. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Arisa Higashino/Miyu Takahashi, usai kalah dua gim langsung 15-21, 8-21.
Dengan hasil ini, Indonesia masih menempatkan banyak wakil di babak perempat final. Dukungan penuh publik Istora diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk melangkah lebih jauh dan mengibarkan Merah Putih di podium juara Indonesia Masters 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: