RIAU - Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru, terus berbenah dalam menyediakan ruang publik dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang representatif bagi masyarakat, Selasa (27/01/2026).
Hingga tahun 2026, berbagai taman kota, pusat aktivitas warga, hingga fasilitas publik modern telah menjadi pusat olahraga, rekreasi keluarga, sekaligus ruang interaksi sosial.
Sejumlah ruang publik di Pekanbaru kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat bersantai, tetapi juga mendukung kegiatan ekonomi kreatif, seni budaya, hingga aktivitas komunitas.
Beberapa Ruang Terbuka Hijau (RTH) masih menjadi primadona masyarakat. Di antaranya RTH Putri Kaca Mayang yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman. Taman ini hampir setiap hari ramai dikunjungi warga untuk bersantai, berolahraga ringan, hingga menjadi tempat bermain anak-anak di pusat kota.
Selain itu, RTH Tunjuk Ajar Integritas di Jalan Ir. H. Juanda, Senapelan, juga menjadi salah satu ruang publik paling lengkap. Di lokasi ini tersedia jalur jogging, jalur refleksi kaki, amfiteater untuk pertunjukan seni, serta area bermain anak yang ramah keluarga.
Sementara itu, bagi warga yang ingin menikmati suasana lebih alami, Hutan Kota Pekanbaru di Jalan Diponegoro masih menjadi pilihan. Area hijau ini menawarkan suasana asri di tengah padatnya aktivitas perkotaan.
Pekanbaru juga menghadirkan wajah baru ruang publik melalui Taman Labuai Citywalk. Kawasan ini kini menjadi ikon baru kota sekaligus pusat aktivitas warga, yang dilengkapi bazar produk lokal serta penataan pedagang kaki lima (PKL) yang lebih rapi dan tertib.
Tak hanya itu, Riau Creative Hub (RCH) hadir sebagai wadah bagi pelaku ekonomi kreatif di Riau. Gedung ini kerap digunakan untuk pameran produk lokal, kegiatan komunitas, hingga berbagai acara seni dan budaya.
Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kota Pekanbaru juga meningkatkan kualitas layanan dan keamanan ruang publik. Salah satunya melalui penerapan Sistem Keamanan Sip Aman, di mana berbagai CCTV di ruang publik telah terhubung dalam satu aplikasi untuk pemantauan secara real-time.
Selain itu, Pemko Pekanbaru juga menargetkan pemasangan titik wifi gratis di berbagai ruang publik guna mempermudah akses layanan digital bagi masyarakat.
Beberapa destinasi publik lain juga tetap menjadi favorit warga, seperti Masjid Raya An-Nur yang selain sebagai tempat ibadah, halaman luasnya sering dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul dan beraktivitas.
Kemudian Danau Buatan Lembah Sari di pinggiran kota Pekanbaru juga masih menjadi tujuan wisata murah meriah. Di lokasi ini, pengunjung dapat menikmati wisata air seperti menyewa perahu dengan tarif terjangkau, sekitar Rp10.000.
Dengan semakin lengkap dan modernnya fasilitas ruang publik di Pekanbaru, diharapkan kualitas hidup masyarakat serta aktivitas sosial, olahraga, dan ekonomi kreatif terus meningkat dari tahun ke tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan