Cek Harga Sembako dan Daging di Pasar di Riau Menjelang Lebaran Haji (Ramadhan Kurniawan putra)
RIAU - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, harga sejumlah kebutuhan pokok dan daging di Provinsi Riau terpantau mengalami kenaikan.
Lonjakan harga dipicu meningkatnya permintaan masyarakat untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga dan persiapan hari besar keagamaan.
Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional di Riau selama Mei 2026, harga daging sapi segar kini berada di kisaran Rp145 ribu hingga Rp151 ribu per kilogram. Kenaikan harga terjadi akibat tingginya permintaan masyarakat menjelang lebaran haji.
Sementara itu, harga daging ayam ras juga mengalami tren kenaikan dan dijual mulai Rp30 ribu hingga Rp39.400 per kilogram. Kondisi ini dipengaruhi meningkatnya kebutuhan konsumsi rumah tangga.
Untuk komoditas beras premium, harga saat ini berkisar Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram. Harga beras masih bertahan tinggi yang dipengaruhi kondisi ekonomi global dan nilai tukar.
Minyak goreng curah juga masih berada di angka cukup tinggi, yakni Rp20 ribu hingga Rp21.500 per liter. Meski demikian, pasokan di pasaran disebut masih aman.
Selain itu, cabai merah ikut mengalami lonjakan harga dan dijual di kisaran Rp48 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Kenaikan harga cabai juga diikuti sejumlah bumbu dapur lainnya seperti bawang merah.
Mengantisipasi lonjakan harga yang lebih tinggi, Pemerintah Provinsi Riau bersama Pemerintah Kota Pekanbaru mulai melakukan berbagai langkah penstabilan harga di pasaran.
Salah satunya melalui pelaksanaan gerakan pasar murah di berbagai kabupaten/kota di Riau. Program ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar.
Selain itu, Tim Satgas Pangan bersama Forkopimda juga melakukan razia dan inspeksi mendadak ke sejumlah gudang dan distributor sembako guna memastikan tidak terjadi penimbunan barang yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga secara tidak wajar.
Di sisi lain, permintaan hewan kurban di Riau juga mengalami peningkatan signifikan. Harga sapi kurban jenis Bali dan Simmental kini dijual mulai Rp16 juta hingga puluhan juta rupiah, tergantung ukuran dan kualitas hewan.
Pemerintah memastikan seluruh stok hewan kurban yang beredar telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh dinas terkait untuk menjamin keamanan masyarakat.
Masyarakat diimbau memanfaatkan fasilitas pasar murah yang disediakan pemerintah daerah agar dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idul Adha.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan