Mie Sagu Mentah Yang belum Di Olah (Ramadhan Kurniawan putra)
RIAU - Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, memiliki kekayaan kuliner khas yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.Dua makanan yang paling ikonik dan wajib dicoba adalah Mie Sagu dan Sempolet, hidangan tradisional berbahan dasar sagu yang menjadi komoditas unggulan daerah tersebut.
Mie Sagu dikenal sebagai kuliner khas Kota Selatpanjang dengan tekstur kenyal, transparan, dan sedikit lebih besar dibandingkan mie pada umumnya. Hidangan ini disajikan dengan cara digoreng menggunakan bumbu sederhana yang menghasilkan cita rasa gurih.
Sebagai pelengkap, Mie Sagu biasanya diberi taburan ikan bilis atau ikan teri, tauge, daun kucai, serta tambahan udang sehingga semakin menggugah selera.
Selain lezat, makanan ini juga menjadi pilihan bagi masyarakat yang menginginkan olahan bebas gluten.
Tak kalah populer, Sempolet menjadi sajian tradisional yang memiliki kuah kental menyerupai cream soup atau papeda.
Hidangan khas Melayu ini dibuat dari adonan sagu basah yang dimasak hingga mengental dan dipadukan dengan bumbu rempah yang menghasilkan rasa gurih serta hangat.
Sempolet biasanya disajikan bersama aneka seafood seperti udang, kerang, atau ikan teri, serta dilengkapi sayuran hijau seperti pakis dan kangkung.
Tekstur kuahnya yang licin dan sedikit lengket memberikan sensasi makan yang berbeda dibandingkan hidangan berkuah lainnya.
Selain Mie Sagu dan Sempolet, Kepulauan Meranti juga memiliki beragam olahan sagu lainnya, seperti Lempeng Sagu, kerupuk sagu, hingga kue bangkit yang kerap dijadikan oleh-oleh khas bagi wisatawan.
Keberagaman kuliner berbahan sagu ini menjadi bukti bahwa Kepulauan Meranti tidak hanya dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sagu terbesar di Indonesia, tetapi juga mampu mengolah komoditas tersebut menjadi sajian khas yang kaya cita rasa dan layak menjadi destinasi wisata kuliner di Provinsi Riau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan