Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 14 JUNI 2026 • 12:21 WIB

Waspada Musim Hujan! Ini Daftar Daerah Rawan Banjir di Riau

Waspada Musim Hujan! Ini Daftar Daerah Rawan Banjir di RiauWaspada Musim Hujan! Ini Daftar Daerah Rawan Banjir di Riau (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU – Sebanyak 206 desa dan kelurahan yang tersebar di 116 kecamatan di Provinsi Riau masuk dalam kategori wilayah rawan bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan tanah longsor.

Peningkatan curah hujan dalam beberapa waktu terakhir berpotensi memicu meluapnya sejumlah sungai besar di Riau, seperti Sungai Siak, Sungai Kampar, Sungai Rokan, dan Sungai Indragiri.

Kondisi tersebut membuat sejumlah daerah menghadapi risiko banjir yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya.

Kabupaten Siak menjadi salah satu daerah yang paling rentan terdampak banjir, terutama kawasan permukiman yang berada di sepanjang aliran Sungai Siak.

Sementara di Kabupaten Bengkalis, wilayah yang kerap menghadapi ancaman banjir meliputi Kecamatan Bantan, Bengkalis, Bandar Laksamana, dan Siak Kecil.

Wilayah lain yang berada di sepanjang aliran sungai besar juga masuk dalam kategori rawan.

Di Kabupaten Rokan Hulu, permukiman yang berada dekat bantaran sungai berpotensi terdampak luapan air saat debit meningkat.

 Kabupaten Indragiri Hulu memiliki sejumlah titik rawan di kawasan pedesaan, termasuk Desa Sungai Akar dan daerah sekitarnya.

Ancaman serupa juga terdapat di Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya Kecamatan Kemuning. Sementara Kabupaten Kampar, Pelalawan, dan Kuantan Singingi sering mengalami banjir kiriman akibat meningkatnya debit Sungai Kampar dan Sungai Kuantan saat hujan deras mengguyur wilayah hulu.

Di Kota Pekanbaru, banjir lebih banyak terjadi dalam bentuk genangan pada kawasan padat penduduk. 

Daerah yang berada dekat aliran Sungai Siak dan Sungai Sail serta kawasan dengan sistem drainase yang kurang optimal menjadi titik yang paling sering terdampak.

Selain tingginya curah hujan, sejumlah faktor lain turut memperparah risiko banjir di Riau. 

Alih fungsi lahan di kawasan hulu sungai mengurangi kemampuan tanah menyerap air. Kondisi topografi yang didominasi dataran rendah dan rawa juga membuat aliran air bergerak lebih lambat saat debit sungai meningkat.

Masalah drainase di kawasan permukiman menjadi faktor lain yang memicu terjadinya genangan. Saluran air yang tersumbat sampah dan sedimentasi menyebabkan air hujan sulit mengalir dengan lancar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Waspada Musim Hujan! Ini Daftar Daerah Rawan Banjir di Riau

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!