Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadhan: Amalan Sunnah Penuh Pahala dan Pengampunan Dosa
RIAU - Salat Tarawih menjadi salah satu ibadah sunnah yang paling dinanti umat Islam selama bulan suci Ramadhan, Sabtu (14/02/2026).
Ibadah yang dilakukan setelah salat Isya ini memiliki banyak keutamaan, mulai dari pengampunan dosa hingga pahala berlipat ganda bagi yang menjalankannya dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
Dalam sejumlah hadis yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, disebutkan bahwa siapa saja yang melaksanakan salat Tarawih dengan iman dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Hal ini menjadikan Tarawih sebagai ibadah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan.
Baca juga: Resmi! Jadwal Libur dan Jam Belajar SD-SMP di Bengkalis Selama Ramadan 2026
Salat Tarawih biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid maupun musala. Di berbagai daerah di Provinsi Riau, masyarakat berbondong-bondong meramaikan masjid setiap malam Ramadhan.
Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, Tarawih juga menjadi momentum meningkatkan keimanan dan kedisiplinan ibadah.
Menurut para ulama, keutamaan Tarawih tidak hanya terletak pada pahala yang besar, tetapi juga pada kesempatan memperbanyak bacaan ayat suci Al-Qur'an selama Ramadhan. Banyak imam masjid yang mengkhatamkan Al-Qur’an dalam rangkaian Tarawih hingga malam ke-29 atau ke-30 Ramadhan.
Selain itu, Tarawih menjadi sarana melatih kesabaran dan kekhusyukan. Meskipun dilakukan pada malam hari setelah beraktivitas seharian, umat Islam tetap dianjurkan melaksanakannya dengan penuh ketenangan dan tidak tergesa-gesa.
Konsistensi menjalankan Tarawih selama sebulan penuh juga menjadi bukti ketakwaan seorang Muslim.
Baca juga: Disdik Pekanbaru Tetapkan Jam Sekolah SD-SMP Selama Ramadan 1447 H, Ini jadwalnya
Tokoh agama di Mandau mengimbau masyarakat agar memanfaatkan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, termasuk Tarawih, tadarus, sedekah, dan menjaga silaturahmi.
Ia menegaskan, Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan yang tidak boleh disia-siakan.
Meski Tarawih hukumnya sunnah muakkad, para ulama sepakat bahwa ibadah ini memiliki nilai spiritual yang tinggi. Bahkan, di masa kekhalifahan Umar bin Khattab, salat Tarawih berjamaah di masjid mulai dilaksanakan secara teratur dan menjadi tradisi umat Islam hingga kini.
Dengan memahami keutamaan salat Tarawih, umat Islam diharapkan semakin semangat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Selain meraih pahala, Tarawih juga menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperbaiki kualitas iman dan akhlak selama bulan penuh berkah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan