Jumat, 06 MARET 2026 • 22:40 WIB

Ingin Donor Darah? Cek Informasi PMI Pekanbaru

Author

Ingin Donor Darah? Cek Informasi PMI Pekanbaru (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Kebutuhan darah di rumah sakit terus meningkat seiring bertambahnya jumlah pasien yang membutuhkan transfusi. Untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut, masyarakat di Kota Pekanbaru dapat berpartisipasi dengan mendonorkan darah melalui layanan yang disediakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), Jum'at (6/03/2026).

Bagi warga yang ingin menjadi pendonor, penting mengetahui lokasi donor darah, syarat yang harus dipenuhi, serta cara memantau ketersediaan stok darah terbaru di Kota Pekanbaru.

Salah satu tempat utama untuk melakukan donor darah adalah Unit Transfusi Darah (UTD) milik Palang Merah Indonesia Kota Pekanbaru. UTD PMI Pekanbaru beralamat di Jalan Diponegoro IX Nomor 15, tepat di samping kediaman Gubernur Riau. Fasilitas ini menjadi pusat pelayanan donor darah bagi masyarakat yang ingin melakukan donor secara langsung.

Layanan di UTD PMI Pekanbaru sebenarnya tersedia selama 24 jam untuk kebutuhan darurat, terutama bagi rumah sakit yang membutuhkan pasokan darah segera.

Namun, bagi masyarakat yang ingin melakukan donor darah secara rutin, disarankan datang pada jam operasional layanan umum agar proses pemeriksaan kesehatan dan administrasi dapat berjalan lebih optimal.

Selain layanan di kantor pusat, PMI Pekanbaru juga rutin mengadakan kegiatan donor darah di berbagai lokasi melalui mobil unit. Kegiatan tersebut biasanya digelar di pusat perbelanjaan, kampus, maupun instansi pemerintah dan swasta.

Beberapa kegiatan bahkan dilakukan bekerja sama dengan perusahaan seperti PLN serta rumah sakit di Pekanbaru, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini.

Sebelum mendonorkan darah, calon pendonor harus memenuhi sejumlah persyaratan kesehatan.

Usia pendonor minimal 17 tahun dan maksimal sekitar 60 hingga 65 tahun. Berat badan juga harus minimal 45 kilogram agar proses donor aman bagi tubuh.

Selain itu, kondisi kesehatan pendonor harus dalam keadaan baik, tidak sedang mengalami demam, flu, atau mengonsumsi antibiotik. Kadar hemoglobin (Hb) minimal 12,5 gram per desiliter dengan tekanan darah sistole antara 100 hingga 170 mmHg dan diastole 70 hingga 100 mmHg.

Pendonor juga harus memperhatikan jarak waktu donor. Umumnya, seseorang diperbolehkan mendonorkan darah kembali setelah jeda minimal dua bulan dari donor sebelumnya. 

Bagi perempuan, terdapat ketentuan tambahan yaitu tidak sedang menstruasi, hamil, atau menyusui.

Untuk memudahkan masyarakat mengetahui kondisi stok darah terbaru, PMI Pekanbaru juga menyediakan beberapa platform informasi digital. Salah satunya melalui aplikasi Ayo Donor yang dapat diunduh di Play Store maupun App Store. 

Aplikasi ini memungkinkan pengguna memantau ketersediaan darah secara nasional maupun lokal.
Selain itu, informasi stok darah dan jadwal kegiatan donor juga dapat dipantau melalui situs resmi PMI Pekanbaru serta media sosial Instagram @utd_pmipekanbaru yang rutin memperbarui informasi kegiatan donor darah di berbagai lokasi.

PMI juga mengimbau calon pendonor untuk mempersiapkan diri sebelum mendonorkan darah. Pendonor dianjurkan tidur cukup setidaknya lima jam pada malam sebelumnya, makan sekitar dua jam sebelum donor, serta memperbanyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi.

Dengan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan kebutuhan darah di rumah sakit dapat terpenuhi sehingga lebih banyak nyawa dapat tertolong melalui aksi sederhana namun sangat berarti ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU