Minggu, 19 JULI 2026 • 18:28 WIB

Mengenang Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia di Riau

Author

Sultan Syarif Kasim II (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Provinsi Riau menjadi salah satu daerah yang memiliki peran penting dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia.

Kontribusi terbesar datang dari Sultan Syarif Kasim II, Raja Kerajaan Siak, yang menunjukkan dukungan nyata kepada Republik Indonesia yang baru berdiri dengan menyerahkan harta kekayaan kerajaan.

Sultan Syarif Kasim II menyumbangkan dana sebesar Rp13 juta Golden, jumlah yang sangat besar pada masanya, serta menyerahkan mahkota emas kerajaan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintahan Republik Indonesia.

Tindakan tersebut menjadi salah satu bukti nyata nasionalisme para pemimpin daerah dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Selain kisah perjuangan tersebut, Riau juga menyimpan sejumlah situs bersejarah yang menjadi saksi perjalanan kemerdekaan Indonesia.
Istana Siak Sri Indrapura Jadi Saksi Dukungan Kerajaan Siak

Istana Siak Sri Indrapura yang berada di Kabupaten Siak merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Siak pada masa lalu.

Bangunan bersejarah ini menjadi saksi keputusan Sultan Syarif Kasim II menyerahkan sebagian besar kekayaan kerajaan untuk membantu perjuangan Republik Indonesia.

Kini, istana tersebut menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang banyak dikunjungi masyarakat maupun wisatawan untuk mengenal lebih dekat perjuangan Kerajaan Siak terhadap kemerdekaan Indonesia.

Makam Sultan Syarif Kasim II

Makam Sultan Syarif Kasim II berada di samping Masjid Raya Syahabuddin, Siak Sri Indrapura. Lokasi ini menjadi tempat penghormatan bagi sosok yang dikenal memiliki semangat nasionalisme tinggi.

Atas jasa-jasanya dalam mendukung kemerdekaan Indonesia, Sultan Syarif Kasim II dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh pemerintah.

Monumen Tugu Perjuangan Pekanbaru

Di Kota Pekanbaru terdapat Monumen Tugu Perjuangan yang berlokasi di Jalan Diponegoro.

Monumen ini dibangun untuk mengenang perjuangan heroik masyarakat Riau dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari berbagai agresi militer setelah proklamasi.

Keberadaan monumen tersebut menjadi pengingat semangat juang masyarakat Riau dalam menjaga kedaulatan negara.

Tangsi Belanda di Kampar

Kabupaten Kampar juga memiliki peninggalan sejarah berupa Tangsi Belanda. Bangunan ini merupakan bekas fasilitas militer pada masa kolonial yang pernah difungsikan sebagai pusat pertahanan.

Hingga kini, Tangsi Belanda menjadi salah satu jejak sejarah yang menggambarkan perjalanan panjang perjuangan bangsa Indonesia, termasuk di wilayah Riau, dalam meraih dan mempertahankan kemerdekaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU