Selasa, 21 JULI 2026 • 14:24 WIB

Napak Tilas Peristiwa Bersejarah Era Kemerdekaan RI di Riau

Author

Istana Siak (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Provinsi Riau menyimpan banyak jejak perjuangan kemerdekaan Indonesia yang masih dapat ditelusuri hingga kini.

Napak tilas sejarah kemerdekaan di Riau berpusat di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak, dua daerah yang memiliki peran penting dalam penyebaran kabar Proklamasi hingga dukungan besar terhadap berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sejumlah lokasi bersejarah menjadi saksi perjuangan para pahlawan Riau. Mulai dari tempat pengibaran bendera Merah Putih pertama di Pekanbaru, jejak kerja paksa pada masa pendudukan Jepang, hingga Istana Siak yang menjadi simbol dukungan Sultan Syarif Kasim II kepada Republik Indonesia.

Prasasti Pengibaran Bendera Merah Putih Pertama di Pekanbaru

Salah satu lokasi paling bersejarah berada di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Ahmad Yani, Kota Pekanbaru. Di tempat inilah berdiri Prasasti Pengibaran Bendera Merah Putih Pertama.

Pada 31 Agustus 1945, pemuda Riau Basrul Jamal mengibarkan bendera Merah Putih di gedung Pos, Telepon, dan Telegraf (PTT) Pekanbaru sebagai bentuk penyebaran berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia kepada masyarakat Riau.

Peristiwa tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah perjuangan rakyat Riau menyambut kemerdekaan Indonesia.

Tugu Perjuangan Rakyat Riau Kenang Perlawanan Melawan Penjajah

Napak tilas sejarah di Pekanbaru juga dapat dilakukan di Tugu Perjuangan Rakyat Riau yang berada di Jalan Diponegoro, tepat di depan kediaman Gubernur Riau.

Monumen ini dibangun sebagai penghormatan kepada para pejuang yang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari berbagai agresi penjajah setelah Proklamasi 17 Agustus 1945.

Hingga kini, tugu tersebut menjadi simbol semangat patriotisme masyarakat Riau.
Tugu Pahlawan Kerja Jadi Saksi Penderitaan Romusha

Lokasi bersejarah lainnya adalah Tugu Pahlawan Kerja di Jalan Pahlawan Kerja, Kelurahan Maharani, Pekanbaru.

Monumen ini mengenang ribuan korban kerja paksa atau romusha pada masa pendudukan Jepang. Banyak rakyat dan pejuang gugur ketika dipaksa membangun berbagai fasilitas untuk kepentingan militer Jepang.

Keberadaan tugu tersebut menjadi pengingat akan beratnya perjuangan rakyat Riau sebelum Indonesia merdeka.

Masjid Raya Senapelan Menjadi Saksi Perjalanan Sejarah

Masjid Raya Senapelan atau Masjid Raya Pekanbaru merupakan salah satu masjid tertua di Provinsi Riau yang dibangun pada tahun 1762.

Selain menjadi pusat penyebaran agama Islam, masjid ini juga menjadi tempat berkumpul masyarakat serta saksi berbagai peristiwa penting pada masa awal perjuangan kemerdekaan di Pekanbaru.

Hingga kini, bangunan bersejarah tersebut masih berdiri kokoh dan menjadi destinasi wisata religi sekaligus wisata sejarah.
Istana Siak Jadi Simbol Dukungan Kesultanan kepada NKRI

Perjalanan napak tilas sejarah kemerdekaan di Riau belum lengkap tanpa mengunjungi Istana Siak Sri Indrapura di Kabupaten Siak.

Istana yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Pekanbaru ini menjadi saksi keputusan bersejarah Sultan Syarif Kasim II yang menyatakan Kesultanan Siak bergabung dengan Republik Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintahan Presiden Soekarno, Sultan Syarif Kasim II menyerahkan mahkota kerajaan bertatah berlian beserta harta senilai 13 juta gulden, yang pada masa kini diperkirakan bernilai triliunan rupiah.

Kontribusi tersebut menjadi salah satu dukungan finansial terbesar bagi Republik Indonesia pada masa awal kemerdekaan.

Makam Sultan Syarif Kasim II Jadi Destinasi Wisata Sejarah

Tak jauh dari Istana Siak terdapat Makam Sultan Syarif Kasim II yang berada di samping Masjid Syahabuddin, Siak Sri Indrapura.

Makam Pahlawan Nasional tersebut menjadi tujuan ziarah masyarakat dari berbagai daerah untuk mengenang jasa Sultan Syarif Kasim II dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Napak tilas ke makam ini menjadi bagian penting dalam memahami besarnya peran Kesultanan Siak terhadap lahir dan tegaknya NKRI.

Melalui berbagai situs bersejarah tersebut, masyarakat dapat mengenal lebih dekat perjuangan tokoh-tokoh Riau dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Selain menjadi destinasi wisata sejarah, lokasi-lokasi ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar semangat nasionalisme dan pengorbanan para pahlawan tetap hidup sepanjang masa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU