Minggu, 26 JULI 2026 • 21:12 WIB

10 Jembatan Terpanjang di Indonesia, Suramadu Masih Nomor Satu, Riau Punya Siak IV dan Siak II

Author

Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Indonesia memiliki sejumlah jembatan megah yang menjadi tulang punggung konektivitas antardaerah.

Selain mempercepat mobilitas masyarakat, jembatan-jembatan ini juga berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, distribusi logistik, hingga pengembangan kawasan baru.

Hingga saat ini, Jembatan Nasional Suramadu masih menyandang predikat sebagai jembatan terpanjang di Indonesia.

Sementara itu, Provinsi Riau turut memiliki dua jembatan ikonik yang masuk dalam daftar, yakni Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah (Siak IV) di Pekanbaru dan Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (Siak II) di Kabupaten Siak.

Berikut daftar 10 jembatan terpanjang di Indonesia beserta profil singkatnya.

Jembatan Nasional Suramadu

Panjang: 5.438 meter

Lokasi: Menghubungkan Kota Surabaya, Jawa Timur dengan Kabupaten Bangkalan di Pulau Madura.

Fungsi: Menjadi akses utama yang memangkas waktu penyeberangan Selat Madura sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Madura.

Jembatan Pasupati

Panjang: 2.800 meter

Lokasi: Kota Bandung, Jawa Barat.

Fungsi: Berperan sebagai jalan layang yang mengurangi kemacetan lalu lintas di pusat Kota Bandung dengan melintasi kawasan Lembah Cikapundung.

Jembatan Barelang

Panjang: 2.264 meter (keseluruhan rangkaian)

Lokasi: kota Batam, Kepulauan Riau.

Fungsi: menghubungkan Pulau Batam, Tonton, Nipah, Rempang, Galang hingga Galang Baru sehingga memperkuat konektivitas antar-pulau.

Jembatan Tayan

Panjang: 1.420 meter

Lokasi : kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Fungsi: Melintasi Sungai Kapuas sebagai bagian penting Jalur Lintas Selatan Kalimantan dan mendukung distribusi logistik serta konektivitas menuju perbatasan Indonesia-Malaysia.

Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (Siak II)

Panjang:1.196 meter

Lokasi: Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Fungsi: Menjadi penghubung utama transportasi darat yang memperlancar aktivitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Kabupaten Siak.

Jembatan Merah Putih

Panjang: 1.140 meter

Lokasi: Kota Ambon, Maluku.

Fungsi: Mempercepat perjalanan dari Bandara Pattimura menuju pusat Kota Ambon sekaligus mengurangi waktu tempuh di sekitar Teluk Ambon.

Jembatan Ampera

Panjang: 1.117 meter

Lokasi: Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Fungsi:ikon Kota Palembang yang menghubungkan kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan Sungai Musi.

Jembatan Barito

Panjang: 1.082 meter

Lokasi: Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Fungsi: Menjadi jalur utama Trans Kalimantan yang melintasi Sungai Barito dan mendukung mobilitas orang maupun barang.

Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah (Siak IV)

Panjang: 800 meter

Lokasi: Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Fungsi: Memperlancar arus kendaraan dari pusat Kota Pekanbaru menuju kawasan Rumbai sekaligus menjadi salah satu ikon infrastruktur modern di ibu kota Provinsi Riau.

Jembatan Kutai Kartanegara

Panjang 710 meter

Lokasi: Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Fungsi: Menghubungkan wilayah Tenggarong dan kawasan sekitarnya di atas Sungai Mahakam sehingga menjadi jalur transportasi yang strategis bagi masyarakat.

Keberadaan jembatan-jembatan tersebut menunjukkan pesatnya pembangunan infrastruktur di berbagai daerah Indonesia. Selain mempersingkat waktu perjalanan, infrastruktur ini juga membuka akses ekonomi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung pemerataan pembangunan nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU