Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 25 JULI 2026 • 00:20 WIB

Festival Bekudo Bono Pelalawan, Wisata Ombak Sungai Kelas Dunia yang Jadi Ikon Pariwisata Riau

Festival Bekudo Bono Pelalawan, Wisata Ombak Sungai Kelas Dunia yang Jadi Ikon Pariwisata RiauOmbak Bono (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Festival Bekudo Bono menjadi salah satu agenda wisata tahunan paling terkenal di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Festival ini menghadirkan atraksi unik berupa tradisi berselancar di atas ombak Bono, yakni gelombang pasang sungai (tidal bore) yang terbentuk akibat pertemuan arus Sungai Kampar dengan pasang air laut.

Setiap tahun, festival ini menarik perhatian wisatawan domestik hingga mancanegara yang ingin menyaksikan fenomena alam langka sekaligus menikmati kekayaan budaya Melayu yang masih terjaga.

Penyelenggaraan Festival Bekudo Bono umumnya berlangsung pada bulan November, menyesuaikan dengan periode pasang besar yang terjadi saat fase bulan purnama maupun bulan baru. 

Pusat kegiatan dipusatkan di Kelurahan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, yang dikenal sebagai lokasi terbaik untuk menyaksikan ombak Bono.

Mengenal Tradisi Bekudo Bono

Dalam bahasa masyarakat setempat, Bekudo berarti menunggangi atau mengarungi ombak. Tradisi ini berkembang seiring keberadaan ombak Bono yang menjadi fenomena alam khas Sungai Kampar.

Ombak Bono merupakan gelombang pasang sungai yang dapat mencapai ketinggian beberapa meter dan melaju hingga puluhan kilometer ke arah hulu sungai. 

Fenomena ini hanya terjadi di beberapa sungai di dunia sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para peselancar.

Sebelum dikenal luas sebagai destinasi wisata, ombak Bono memiliki julukan "Tujuh Hantu" (Seven Ghosts). Julukan tersebut muncul karena suara gemuruh ombak yang terdengar dari kejauhan dan dianggap menyeramkan oleh masyarakat pada masa lalu.

Kini, persepsi tersebut berubah. Ombak Bono justru menjadi salah satu arena selancar sungai paling menantang di dunia yang rutin dikunjungi peselancar profesional maupun pecinta olahraga ekstrem.

Digelar Setiap November di Teluk Meranti

Festival Bekudo Bono biasanya berlangsung setiap bulan November dengan menyesuaikan kondisi pasang laut agar ombak Bono muncul dalam ukuran terbaik.

Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di kawasan Sungai Kampar, khususnya di Kelurahan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Lokasi ini telah berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang menawarkan panorama sungai, hutan tropis, dan kehidupan masyarakat pesisir.

Momentum festival juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mempromosikan potensi wisata alam sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pelalawan.

Surfing Ombak Bono Jadi Daya Tarik Utama

Atraksi paling ditunggu dalam Festival Bekudo Bono adalah kompetisi selancar di atas ombak sungai. Para peserta, baik peselancar profesional maupun amatir, berusaha menaklukkan gelombang Bono yang memiliki karakter panjang dan terus bergerak mengikuti arus sungai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Festival Bekudo Bono Pelalawan, Wisata Ombak Sungai Kelas Dunia yang Jadi Ikon Pariwisata Riau

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!