RIAU - Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Bengkalis, Peni Wulandari, menegaskan bahwa rumah merupakan lapisan pertama dan utama dalam perlindungan serta pencegahan berbagai masalah yang dapat mengancam anak, Minggu (26/07/2026).
Menurut Peni, peran orang tua sangat penting dalam membentengi anak sejak dini, terutama dari pengaruh narkoba, pergaulan bebas, dan lingkungan yang berisiko merusak masa depan generasi muda.
Pernyataan itu disampaikannya saat kegiatan bersama warga di Pematang Pudu, Kecamatan Mandau.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua RT 05 RW 14 Pematang Pudu, Eli Agustin, menyebut kegiatan seperti ini sangat penting agar para ibu arisan juga memahami informasi tentang bahaya narkoba serta dampaknya terhadap pergaulan anak-anak.
“Tujuannya supaya ibu-ibu arisan juga mengetahui informasi dan dampak narkoba terhadap pergaulan anak-anak. Ini sebagai bentuk kekhawatiran kami sebagai orang tua,” ujar Eli.
Peni Wulandari mengapresiasi kepedulian para orang tua, terutama para ibu, yang aktif membangun kesadaran bersama untuk melindungi anak dari pengaruh buruk di lingkungan sekitar.
Ia menilai, langkah pencegahan akan lebih kuat jika dimulai dari keluarga dan diperkuat melalui komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.
Ia juga mengingatkan bahwa pengawasan tidak cukup hanya diserahkan kepada sekolah atau lingkungan, melainkan harus dimulai dari rumah sebagai tempat pendidikan pertama bagi anak.
“Kalau rumah kuat, maka perlindungan anak juga akan lebih kuat. Orang tua harus hadir, peduli, dan terus memantau pergaulan anak-anak kita,” tegas Peni.
Kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan masyarakat, khususnya para ibu, agar lebih waspada terhadap ancaman narkoba dan perilaku menyimpang yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.
Dengan adanya kepedulian bersama, masyarakat berharap anak-anak di Bengkalis tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan terlindungi dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan