Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 01 AGUSTUS 2025 • 21:19 WIB

Konflik Satwa di Riau: Pekerja Luka Parah Diserang Harimau Sumatera

Konflik Satwa di Riau: Pekerja Luka Parah Diserang Harimau SumateraPekerja Diserang Harimau Sumatera di Pelalawan (Liputan)

RIAU - Serangan harimau sumatera kembali memakan korban manusia. Seorang pekerja borongan perawatan tanaman akasia bernama Abdul Susanto (40), warga asal Desa Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung, mengalami luka serius setelah diserang harimau sumatera saat bekerja di areal konsesi PT Arara Abadi, tepatnya di Petak 178 Kanal 9, Distrik Merawang, Kecamatan Teluk Meranti, Jumat (1/8/2025) pukul 09.00 WIB.

Korban yang bekerja di bawah naungan PT Theo Charles Ertilizer sedang melakukan penyemprotan gulma bersama dua rekannya, Ridwan Firdaus (42) dan Ujang (45), ketika insiden tragis tersebut terjadi. Menurut keterangan Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, SIK, serangan terjadi secara tiba-tiba dan tanpa diduga.

Baca juga: 2,2kg Ganja Diamankan Polisi di Riau

“Korban sempat berteriak keras, diikuti suara auman harimau yang mengejutkan kedua rekannya yang berjarak sekitar 10 meter. Mereka segera berlari mendekat sambil berteriak untuk mengusir harimau tersebut,” terang Kapolres.

Setelah harimau menjauh, korban langsung dievakuasi dengan cara digendong sejauh 300 meter menuju kanal terdekat, lalu dibawa menggunakan perahu ketinting ke Klinik Distrik Merawang untuk pertolongan pertama.

Karena luka serius yang diderita, korban kemudian dirujuk ke Puskesmas Teluk Meranti, dan selanjutnya ke RSUD Selasih Pelalawan untuk perawatan medis lanjutan.

Baca juga: Sabu 1 Kg Gagal Edar! Ini Aksi Dramatis Penangkapan Residivis Narkoba di Kampar

Dari hasil pemeriksaan, Abdul mengalami luka robek cukup parah di kepala bagian kiri (8x4 cm), luka panjang di kepala kanan (20 cm dan 15 cm), serta luka robek di pelipis kanan (3x3 cm). 

Luka tambahan juga ditemukan di leher (masing-masing 3x1 cm, 5x1 cm, dan 1x1 cm), serta patah tulang di lengan kanan atas. Bahu kanan korban juga mengalami luka robek di bagian depan dan belakang.

Kapolres Pelalawan menegaskan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah lanjutan, termasuk meminta keterangan saksi, serta melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau dan pihak perusahaan. Pemeriksaan terhadap jejak dan potensi keberadaan harimau di sekitar lokasi kejadian pun tengah dilakukan.

Baca juga: 7 Game Strategi yang Paling Cocok untuk Fans Game of Thrones

“Kami bersama BKSDA akan menyisir area untuk memastikan apakah satwa tersebut masih berada di sekitar konsesi, guna mencegah kejadian serupa kembali terulang,” ujar AKBP John Louis.

Sebagai bentuk pencegahan, ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pekerja di sekitar hutan dan kawasan industri kehutanan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi keberadaan satwa liar.

“Jika melihat tanda-tanda keberadaan harimau atau satwa buas lainnya, segera laporkan ke pihak berwenang agar penanganan bisa cepat dilakukan,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Konflik Satwa di Riau: Pekerja Luka Parah Diserang Harimau Sumatera

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!