Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 25 MEI 2026 • 11:35 WIB

Sekda Syahrial Abdi: ASN Baru di Setwan DPRD Riau Harus Jadi Energi Positif

Sekda Syahrial Abdi: ASN Baru di Setwan DPRD Riau Harus Jadi Energi PositifSekda Syahrial Abdi: ASN Baru di Setwan DPRD Riau Harus Jadi Energi Positif (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat tata kelola birokrasi melalui langkah pembinaan kepegawaian di lingkungan Sekretariat DPRD Riau

Penataan aparatur sipil negara (ASN) dilakukan sebagai upaya meningkatkan efektivitas organisasi, profesionalisme kerja, serta kualitas pelayanan kepada unsur kedewanan.

Mutasi pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD Riau disebut bukan sekadar perpindahan tugas administratif, melainkan bagian dari strategi pembenahan internal agar tercipta semangat baru dalam lingkungan kerja birokrasi.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan ASN yang baru masuk ke Sekretariat DPRD Riau harus mampu cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja baru dan membawa energi positif dalam pelayanan.

Baca juga: Mutasi 307 ASN di Setwan Riau, Pemprov Perkuat Pembinaan dan Tata Kelola Birokrasi

"Untuk pegawai yang masuk, kita meminta mereka untuk segera cepat belajar, menjadi energi baru, dan tentunya membawa semangat positif untuk pelayanan, khususnya kepada kedewanan kita di DPRD. Kita ingin ada semangat baru di kinerja Sekwan DPRD,” kata Syahrial Abdi di Pekanbaru, Senin (25/05/2026).

Menurutnya, mutasi ASN memiliki tujuan besar agar kesalahan atau persoalan lama tidak kembali terulang. Karena itu, seluruh pegawai diminta memahami mutasi sebagai bagian dari pembinaan dan penguatan organisasi.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan rasa tanggung jawab, baik secara individu maupun kolektif, sehingga ASN dapat bekerja lebih disiplin, profesional, dan fokus mencapai target organisasi.

“Tentunya kita berharap, karena tujuan mutasi ini adalah agar kesalahan tidak berulang. Jadi seluruh ASN dapat menyadari hal ini dan tanggung jawabnya menjadi lebih baik ke depan. Prinsipnya di tengah situasi seperti ini, kita harus bekerja dengan baik untuk mencapai tujuan organisasi,” jelasnya.

Dalam proses mutasi tersebut, Pemprov Riau mencatat jumlah pegawai yang keluar dari Sekretariat DPRD Riau sama dengan jumlah pegawai yang masuk.

Penyesuaian dilakukan guna menjaga keseimbangan sumber daya manusia agar pelayanan administrasi dan operasional kelembagaan tetap berjalan optimal.

Total ASN yang dimutasi keluar mencapai 307 orang dan jumlah pegawai masuk juga sebanyak 307 orang. Namun pelaksanaan dilakukan secara bertahap agar proses administrasi dan adaptasi berjalan tertib.

“Total pegawai keluar 307 orang, pegawai masuk juga 307 orang. Tapi realisasi hari ini baru 132 orang yang dihadirkan karena prosesnya dilakukan secara bertahap. Hari ini juga mereka sudah bisa langsung masuk kantor,” ungkapnya.

Syahrial Abdi juga meminta seluruh ASN yang terdampak mutasi agar tidak khawatir menghadapi perubahan penugasan. Menurutnya, mutasi merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab dan optimisme.

“Saya harap tidak perlu khawatir, karena rezeki itu dari Allah SWT. Bekerjalah dengan baik, mudah-mudahan akan mendapatkan kebaikan pula,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Sekda Syahrial Abdi: ASN Baru di Setwan DPRD Riau Harus Jadi Energi Positif

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!