Kamis, 14 MEI 2026 • 01:29 WIB

Seluruh Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama Tinggalkan Madinah, Bertolak ke Makkah

Author

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan bahwa seluruh jemaah haji Provinsi Riau yang berada di Kota Madinah secara bertahap telah diberangkatkan menuju Kota Makkah (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan bahwa seluruh jemaah haji Provinsi Riau yang berada di Kota Madinah secara bertahap telah diberangkatkan menuju Kota Makkah pada Rabu (13/5/2026).

Sebelum memasuki Kota Makkah, para jemaah terlebih dahulu singgah di Masjid Bir Ali untuk mengambil miqat serta melaksanakan niat umrah wajib.

Menurut Defizon, berdasarkan laporan petugas Kloter BTH 12, pemberangkatan jemaah dari Madinah menuju Makkah dimulai sejak pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

“Sebanyak 434 jemaah tergabung dalam BTH 12 sudah berangsur meninggalkan Kota Madinah. Sebelum menuju Kota Makkah, jemaah terlebih dahulu singgah di Masjid Bir Ali untuk mengambil miqat umrah wajib,” ujar Defizon.

Ia menjelaskan, dengan diberangkatkannya jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 12, maka seluruh jemaah haji Provinsi Riau yang masuk dalam gelombang pertama kini telah meninggalkan Madinah dan bergerak menuju Makkah.

Sementara itu, jemaah Kloter BTH 10 yang berasal dari Kota Pekanbaru, Indragiri Hulu, Kampar, dan Bengkalis telah lebih dahulu melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram.
“Pelaksanaan umrah wajib dimulai pukul 07.00 WAS dan dipandu langsung oleh masing-masing ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu),” jelasnya.

Defizon juga mengungkapkan bahwa terdapat 10 jemaah yang menggunakan kursi roda dan telah difasilitasi layanan disabilitas selama pelaksanaan ibadah umrah.

Selain itu, masih ada tiga orang jemaah yang belum dapat melaksanakan umrah wajib karena kondisi sakit dan belum suci.

“Bagi jemaah yang sakit dan berhalangan akan melaksanakan umrah wajib setelah kondisi sehat dan suci,” tambahnya.

Lebih lanjut, Defizon menyebut sebagian besar jemaah haji Riau yang telah berada di Makkah dan selesai melaksanakan umrah wajib juga telah menunaikan pembayaran dam sebagai bagian dari pelaksanaan haji tamattu’.

Menurutnya, pembayaran dam dilakukan langsung kepada Adhohi, pengelola dam resmi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

“Pembayaran dam dilaksanakan langsung kepada Adhohi, pengelola dam resmi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi,” terangnya.

Ia berharap seluruh jemaah haji Provinsi Riau senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, serta kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU