Rabu, 27 MEI 2026 • 07:23 WIB

Gubernur Riau SF Hariyanto: Ingatkan Kepala Sekolah Jangan Sibuk Main Proyek

Author

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk mengembalikan fokus dunia pendidikan pada peningkatan kualitas belajar mengajar. 

Dalam berbagai evaluasi internal, sektor pendidikan dinilai harus lebih menitikberatkan pada mutu pembelajaran dibanding urusan proyek pembangunan fisik sekolah.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan kegiatan pembangunan fisik sekolah sebaiknya tidak lagi menjadi tanggung jawab langsung Dinas Pendidikan.

Menurutnya, proyek pembangunan lebih tepat ditangani oleh organisasi perangkat daerah teknis yang memiliki kewenangan di bidang infrastruktur, seperti Dinas PUPR.

“Kemarin saya sudah meminta kepada Pak Sekda agar kegiatan-kegiatan pembangunan fisik sekolah dipindahkan saja ke Dinas PUPR. Biarkan urusan proyek dikerjakan oleh PUPR,” ujar SF Hariyanto di Balai Serindit Pekanbaru, Selasa (26/05/2026).

Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan agar tugas dunia pendidikan tidak bercampur dengan urusan teknis proyek pembangunan. 

Fokus utama Dinas Pendidikan, guru, hingga kepala sekolah diharapkan kembali pada peningkatan mutu pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Menurutnya, jika terlalu sibuk mengurus proyek, perhatian terhadap kualitas pendidikan dan kurikulum dikhawatirkan akan terabaikan.

“Karena tugas utama Dinas Pendidikan dan guru adalah mengajar, bukan sibuk mencari proyek ke proyek. Akibat sibuk mengurusi proyek, perhatian terhadap kurikulum pendidikan menjadi hilang sama sekali,” tegasnya.

SF Hariyanto juga mengingatkan para kepala sekolah agar memusatkan perhatian pada pengelolaan sekolah serta tidak terlibat langsung dalam urusan proyek maupun pengelolaan komite yang berpotensi memicu konflik kepentingan.

“Untuk Kepala Sekolah, fokuslah mengurus sekolah. Jika ada urusan komite di sana, silahkan diatur dan ditunjuk pengurusnya, tetapi jangan Bapak dan Ibu ikut terlibat di dalamnya,” ungkapnya.

Selain itu, Plt Gubri mengaku telah mengambil langkah tegas terhadap sejumlah pejabat pendidikan yang dinilai melanggar aturan.

Beberapa Kepala Cabang Dinas Pendidikan bahkan disebut telah dicopot dari jabatannya berdasarkan laporan masyarakat dan hasil evaluasi internal.

“Sudah berapa banyak Kepala Cabang Dinas Pendidikan yang saya copot karena ketahuan berbuat aneh dari laporan-laporan yang masuk ke saya. Oleh karena itu, saya minta kepada kita semua, mohon bekerjalah dengan hati dan dengan ikhlas,” terangnya.

Di akhir pernyataannya, SF Hariyanto kembali mengingatkan seluruh kepala sekolah di Riau agar menjaga integritas dan tidak bermain dalam proyek pembangunan sekolah.

“Saya titip pesan kepada para Kepala Sekolah, jangan sekali-sekali main proyek. Jaga integritas kita, malu kita kepada masyarakat. Sekarang ini ke depannya harus siap untuk bekerja sesuai tugas kita,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU