Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 07 JULI 2026 • 15:35 WIB

Plt Gubernur Riau Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Bullying, dan Kekerasan

Plt Gubernur Riau Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Bullying, dan KekerasanPlt Gubernur Riau SF Hariyanto (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 bagi siswa baru di Provinsi Riau resmi dimulai sejak Senin (6/7/2026). 

Pemerintah Provinsi Riau memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut agar berlangsung sesuai dengan tujuan pendidikan dan terbebas dari segala bentuk perpeloncoan.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan kepada seluruh satuan pendidikan di Provinsi Riau agar menyelenggarakan MPLS secara edukatif, aman, dan menyenangkan.

Ia melarang keras adanya praktik perpeloncoan, perundungan (bullying), maupun tindakan kekerasan fisik dan psikologis selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, MPLS merupakan tahap awal yang sangat penting bagi siswa dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.

Karena itu, kegiatan tersebut harus dimanfaatkan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap sekolah, memperkenalkan tata tertib, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan antikorupsi sejak dini.

SF Hariyanto juga menginstruksikan agar sekolah tidak lagi memberikan tugas maupun menggunakan atribut-atribut yang tidak relevan dengan proses pembelajaran sebagaimana praktik perpeloncoan pada masa lalu. 

Seluruh rangkaian kegiatan MPLS harus berorientasi pada pendidikan yang kreatif, positif, dan mampu meningkatkan semangat belajar siswa.

"Kegiatan harus edukatif, jangan sampai ada yang menggunakan atribut berlebihan seperti perpeloncoan. Saya tegaskan hal ini sekali lagi, tidak boleh ada kegiatan MPLS yang berjalan tidak sesuai dengan alurnya," tegas SF Hariyanto, Selasa (7/7/2026).

Selain itu, ia meminta kepala sekolah, guru, serta pengurus OSIS untuk menjadi teladan dalam pelaksanaan MPLS. Ia juga mengajak masyarakat dan orang tua murid ikut mengawasi jalannya kegiatan serta segera melaporkan kepada dinas terkait apabila menemukan adanya penyimpangan di sekolah.

"Anak-anak kita adalah aset masa depan Riau. Jangan sampai mereka mengalami trauma psikologis di hari pertama masuk sekolah. Pemprov Riau berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Plt Gubernur Riau Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Bullying, dan Kekerasan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!