Layanan 110 Polisi (Ramadhan Kurniawan putra)
RIAU - Masyarakat di Kota Pekanbaru diimbau untuk mengetahui dan menyimpan nomor-nomor darurat penting yang aktif 24 jam. Pemerintah bersama aparat keamanan dan instansi layanan publik telah menyediakan berbagai jalur komunikasi cepat guna membantu warga dalam kondisi darurat seperti kebakaran, kecelakaan, gangguan keamanan, hingga kebutuhan medis mendesak,Senin (2/03/2026).
Melalui Pemerintah Kota Pekanbaru, layanan terpadu Pekanbaru Aman 112 menjadi jalur utama yang dapat dihubungi masyarakat tanpa biaya pulsa. Nomor 112 dapat digunakan untuk melaporkan berbagai situasi darurat mulai dari kebakaran, kecelakaan lalu lintas, bencana alam, gangguan keamanan, hingga kebutuhan medis darurat.
Layanan ini juga tetap dapat diakses meski ponsel dalam kondisi terkunci, sehingga diharapkan memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan cepat.
Untuk laporan kriminalitas atau gangguan keamanan yang membutuhkan respons aparat, masyarakat dapat menghubungi call center Polri di nomor 110.
Laporan tersebut akan diteruskan ke jajaran Polresta Pekanbaru maupun Polda Riau yang siap menindaklanjuti laporan secara cepat melalui sistem layanan terintegrasi.
Dalam kondisi medis darurat, warga juga dapat langsung menghubungi layanan PSC 119 untuk ambulans atau mendatangi rumah sakit terdekat.
Beberapa rumah sakit utama di Pekanbaru yang menyediakan layanan darurat di antaranya RSUD Arifin Achmad di nomor (0761) 23418, RS Awal Bros Pekanbaru di nomor (0761) 47333, Aulia Hospital di nomor (0761) 6700000, RSD Madani Pekanbaru di nomor 0822-6999-6060, serta RS Santa Maria Pekanbaru di nomor (0761) 22213.
Sementara itu, jika terjadi gangguan listrik seperti pemadaman, kabel putus, atau korsleting, masyarakat dapat menghubungi call center PT PLN (Persero) di nomor 123 atau (0761) 123 untuk telepon kabel.
PLN juga mendorong masyarakat menggunakan aplikasi PLN Mobile agar laporan gangguan dapat dipantau secara real-time.
Selain itu, layanan darurat lainnya seperti pemadam kebakaran dapat dihubungi melalui nomor 113 atau melalui operator 112, sedangkan untuk operasi pencarian dan pertolongan orang hilang atau hanyut, masyarakat dapat menghubungi nomor 115 yang terhubung dengan tim Basarnas.
Pemerintah dan aparat berharap masyarakat menyimpan nomor-nomor penting tersebut di ponsel masing-masing sebagai langkah antisipasi.
Kecepatan pelaporan dari warga menjadi kunci agar bantuan dapat segera diberikan dan potensi kerugian atau korban dapat diminimalkan. Di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi di Pekanbaru, kesiapsiagaan bersama diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan responsif terhadap berbagai situasi darurat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan