Lemo (Ramadhan Kurniawan putra)
RIAU - Wisata petik buah segar kini menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat Pekanbaru untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Selain menikmati suasana alam, pengunjung juga dapat memetik buah langsung dari pohonnya sekaligus belajar mengenai budidaya tanaman modern.
Beberapa destinasi agrowisata di Pekanbaru menawarkan pengalaman tersebut dengan konsep yang berbeda, mulai dari kebun melon hidroponik hingga taman edukasi pertanian yang ramah anak.
Salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi adalah Agrowisata Evergreen House Pekanbaru. Tempat ini menghadirkan kebun melon hidroponik modern dengan berbagai varietas melon premium seperti Sweet Lavender, White Kirin, Sweet Net 9, dan Inthanon yang memiliki cita rasa manis serta tekstur renyah.
Baca juga: Serunya Agrowisata Kebun Petik Buah di Pekanbaru Untuk Liburan Keluarga
Menariknya, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk. Wisatawan hanya membayar melon yang dipetik dengan harga sekitar Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram. Lokasinya berada di Jalan Pesantren, Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, tepat di seberang Rumah Makan Lintau.
Evergreen House buka setiap hari dalam dua sesi, yakni pukul 08.00–11.00 WIB dan 14.00–18.00 WIB. Fasilitas yang tersedia meliputi area parkir gratis, kafe, serta pembayaran tunai maupun non-tunai.
Pilihan lainnya adalah Bukit Melon Pekanbaru yang berada di Jalan Taman Karya, Gang Masjid, Perumahan Citra Kencana, Kecamatan Tampan. Destinasi ini juga menggratiskan tiket masuk, sementara pengunjung hanya membayar buah melon yang dipetik sesuai beratnya.
Bukit Melon terkenal dengan varietas Golden Alisha yang memiliki rasa manis dan tekstur daging buah yang renyah. Kebun ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 17.30 WIB.
Bagi keluarga yang ingin menikmati wisata sekaligus edukasi, Taman Agrowisata Tenayan Raya menjadi pilihan menarik. Aktivitas petik buah di lokasi ini bersifat musiman, menyesuaikan masa panen tanaman anggur maupun hortikultura lainnya.
Selain kebun buah, taman ini juga menyediakan berbagai fasilitas seperti wahana permainan anak, area pemancingan, outbound, aula terbuka, hingga camping ground. Tiket masuk dibanderol mulai sekitar Rp15.000 per orang.
Sebelum berkunjung, wisatawan disarankan mengecek jadwal panen melalui media sosial resmi masing-masing destinasi agar dapat menikmati pengalaman memetik buah secara maksimal. Datang pada pagi hari juga menjadi pilihan terbaik karena cuaca lebih sejuk dan buah yang matang masih tersedia dalam jumlah lebih banyak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan