Selasa, 27 JANUARI 2026 • 18:57 WIB

Ini Etika dan Adab ke Makam yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Author

Ini Etika dan Adab ke Makam yang Wajib Diketahui Umat Muslim (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Ziarah kubur merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk mengingat kematian sekaligus mendoakan keluarga atau kaum muslimin yang telah lebih dahulu wafat,Selasa (27/01/2026).

Namun dalam pelaksanaannya, ziarah kubur juga memiliki adab dan etika yang perlu diperhatikan agar tetap sesuai dengan tuntunan syariat dan norma kesopanan.

Dalam ajaran Islam, niat menjadi hal utama saat hendak berziarah. Umat Islam dianjurkan meluruskan niat, yakni berziarah semata-mata untuk mendoakan ahli kubur dan sebagai pengingat diri akan kehidupan akhirat, bukan untuk tujuan lain yang menyimpang dari ajaran agama.

Sebelum memasuki area pemakaman, disunnahkan bagi peziarah untuk berada dalam keadaan suci atau berwudhu. Hal ini sebagai bentuk penghormatan sekaligus menjaga adab ketika berada di tempat yang di dalamnya terdapat jenazah kaum muslimin.

Setibanya di pemakaman, peziarah dianjurkan mengucapkan salam kepada para penghuni kubur. Salah satu salam yang diajarkan Rasulullah SAW adalah: “Assalamu’alaikum dāra qaumin mu’minīn wa atākum mā tū’adūn ghadan mu’ajjalūn, wa innā insyā-allāhu bikum lāhiqūn.” Salam ini menjadi doa sekaligus pengingat bahwa setiap manusia pada akhirnya akan menyusul mereka yang telah lebih dahulu wafat.

Saat mendoakan jenazah, peziarah dianjurkan mengambil posisi menghadap kiblat. Doa-doa yang dipanjatkan ditujukan kepada Allah SWT agar almarhum atau almarhumah diberikan ampunan, dilapangkan kuburnya, serta ditempatkan di sisi terbaik-Nya.

Selain berdoa, umat Islam juga diperbolehkan membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an di area pemakaman.

Dalam berziarah, umat Islam juga diwajibkan menjaga sikap dan perilaku. 

Dilarang duduk, menginjak, atau melangkahi kuburan karena hal tersebut termasuk perbuatan yang tidak menghormati jenazah. Selain itu, peziarah diimbau untuk menjaga lisan dan perbuatan dengan tidak berbicara kasar, tidak bercanda berlebihan, serta tidak meratapi jenazah secara berlebihan hingga menangis histeris.

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah larangan meminta-minta kepada ahli kubur. Dalam Islam, doa dan permohonan hanya ditujukan kepada Allah SWT.

Meminta pertolongan kepada orang yang telah meninggal dunia termasuk perbuatan yang dilarang karena dapat mengarah pada perbuatan syirik.

Selain menjaga adab spiritual, kebersihan lingkungan pemakaman juga harus diperhatikan. Peziarah diimbau tidak membuang sampah sembarangan serta tidak merusak tanaman atau fasilitas yang ada di area pemakaman.

Dengan memahami dan mengamalkan adab-adab ziarah kubur tersebut, diharapkan kegiatan ziarah tidak hanya menjadi tradisi semata, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, mengingat kematian, dan memperbanyak doa bagi sesama kaum muslimin yang telah berpulang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU