RIAU - Ucapan “Gong Xi Fa Cai” kerap terdengar saat perayaan Tahun Baru Imlek. Kalimat ini sering disampaikan oleh masyarakat Tionghoa kepada keluarga, kerabat, hingga rekan kerja sebagai bentuk doa dan harapan baik di awal tahun baru, Sabtu,(14/02/2026).
Namun, masih banyak yang bertanya, apa sebenarnya arti dari ucapan tersebut?
Secara harfiah, “Gong Xi Fa Cai” berasal dari bahasa Mandarin, yang ditulis sebagai 恭喜发财.
Ucapan ini berarti “selamat, semoga mendapatkan kemakmuran atau rezeki yang melimpah.” Kata “Gong Xi” berarti selamat atau ucapan syukur, sedangkan “Fa Cai” berarti menjadi kaya atau memperoleh rezeki.
Baca juga: Remondasi Tempat belanja Dekorasi Imlek di Pekanbaru
Ucapan ini populer di berbagai negara dengan komunitas Tionghoa besar, termasuk di Indonesia, Malaysia, hingga Singapura.
Biasanya, masyarakat juga menyandingkannya dengan ucapan “Xin Nian Kuai Le” yang berarti Selamat Tahun Baru.
Menurut catatan sejarah, ucapan ini berkembang dalam tradisi masyarakat Tionghoa yang merayakan pergantian tahun berdasarkan kalender lunar atau penanggalan Imlek. Perayaan tersebut dikenal sebagai Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi.
Tradisi ini sudah berlangsung ribuan tahun dan menjadi momentum berkumpulnya keluarga serta berbagi doa untuk kesehatan, kebahagiaan, dan rezeki.
Baca juga: Jadwal Ibadah Vihara di Riau Lengkap dengan Informasi Kegiatan Agama
Dalam budaya Tionghoa, doa tentang kemakmuran memiliki makna luas, tidak hanya soal kekayaan materi. Kemakmuran juga dimaknai sebagai kesehatan, keharmonisan keluarga, kesuksesan usaha, dan kehidupan yang sejahtera. Karena itu, ucapan “Gong Xi Fa Cai” dianggap sebagai harapan baik untuk semua aspek kehidupan.
Di Indonesia, perayaan Imlek telah menjadi bagian dari keragaman budaya nasional. Pemerintah bahkan menetapkan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional sejak era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang membuka ruang kebebasan bagi masyarakat Tionghoa mengekspresikan budaya mereka.
Setiap perayaan Imlek, masyarakat biasanya saling mengunjungi, membagikan angpao, hingga menikmati hidangan khas seperti kue keranjang dan jeruk mandarin. Ucapan “Gong Xi Fa Cai” pun menjadi simbol doa kebersamaan yang melintasi suku, agama, dan budaya.
Baca juga: Imlek 2026: Tren Dekorasi Shio Kuda Api yang Paling Diburu, Minimalis tapi Sarat Makna
Dengan memahami arti ucapan tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih menghargai makna budaya yang terkandung di dalamnya.
“Gong Xi Fa Cai” bukan sekadar kata-kata, tetapi doa tulus untuk keberuntungan, kesejahteraan, dan harapan baru di tahun yang akan datang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan