Selasa, 14 APRIL 2026 • 02:49 WIB

Tulisan Arab Labbaik Allahumma Labbaik: Bacaan Talbiyah Lengkap dan Artinya

Author

Haji dan Waktu Keberangkatan (ramadhan kurniawan putra)

RIAU - Bacaan talbiyah menjadi salah satu lantunan paling sakral yang terus menggema saat umat Islam melaksanakan ibadah haji dan umrah. Jamaah melafalkan kalimat ini sebagai bentuk jawaban atas panggilan Allah SWT, sekaligus menegaskan keimanan dan ketundukan kepada-Nya.

Talbiyah tidak hanya menjadi tradisi lisan, tetapi juga mengandung makna spiritual yang mendalam. 

Setiap jamaah yang mengenakan ihram akan mengumandangkan bacaan ini sejak memulai niat hingga memasuki rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Berikut bacaan talbiyah dalam tulisan Arab dan latin

Tulisan Arab


لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيْكَ لَكَ

Tulisan Latin

Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak.

Dalam arti bahasa Indonesia, talbiyah mengandung pengakuan penuh seorang hamba kepada Tuhannya

"Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu."

Makna dari bacaan ini menegaskan prinsip tauhid yang menjadi inti ajaran Islam. Jamaah menyatakan secara langsung bahwa tidak ada sekutu bagi Allah SWT dalam segala aspek kehidupan, baik dalam ibadah, kekuasaan, maupun kenikmatan yang dirasakan manusia.

Selain itu, talbiyah juga mencerminkan kesiapan dan kepatuhan seorang hamba dalam menjalankan perintah Allah. Kalimat “Labbaik” yang diulang berkali-kali menunjukkan kesungguhan hati untuk memenuhi panggilan Ilahi tanpa keraguan.

Dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah, talbiyah menjadi simbol persatuan umat Islam dari berbagai penjuru dunia. Perbedaan bahasa, budaya, dan latar belakang melebur dalam satu suara yang sama, yakni penghambaan kepada Allah SWT.

Para ulama menjelaskan bahwa melafalkan talbiyah dengan penuh penghayatan dapat meningkatkan kekhusyukan ibadah. 

Oleh karena itu, jamaah dianjurkan tidak hanya membaca, tetapi juga memahami makna yang terkandung di dalamnya.

Dengan demikian, talbiyah bukan sekadar bacaan ritual, melainkan juga pernyataan iman, ketundukan, dan keikhlasan seorang Muslim dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU