Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 01 FEBRUARI 2026 • 04:18 WIB

Tangsi Belanda Siak Ambruk Saat Kunjungan Pelajar, 17 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Tangsi Belanda Siak Ambruk Saat Kunjungan Pelajar, 17 Orang Dilarikan ke Rumah SakitTangsi Belanda Siak Ambruk Saat Kunjungan Pelajar, 17 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit (ramadhan kurniawan putra)

RIAU - Musibah terjadi saat kegiatan wisata edukasi di Bangunan Cagar Budaya Tangsi Belanda, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Sabtu (31/1/2026) pagi. Sekitar pukul 09.45 WIB, lantai dua bangunan bersejarah peninggalan kolonial tersebut ambruk secara tiba-tiba, membuat sejumlah pengunjung terjatuh ke lantai dasar.

Peristiwa itu mengakibatkan 17 orang mengalami luka-luka. Korban terdiri dari 15 siswa SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao, satu orang guru pendamping, serta seorang pemandu wisata lokal yang saat itu berada di dalam gedung.

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, menjelaskan bahwa rombongan sekolah tersebut tiba di lokasi wisata sekitar pukul 08.49 WIB dengan jumlah 55 murid dan 12 guru. Mereka kemudian berkeliling bangunan ditemani pemandu sebelum naik ke lantai dua untuk melihat langsung bagian dalam Tangsi Belanda.

Saat rombongan berada di lantai dua, struktur lantai yang terbuat dari papan kayu tua diduga tidak lagi kuat menopang beban pengunjung yang berkumpul di satu area. Kondisi material yang sudah lapuk menyebabkan lantai jebol.

“Lantai dua runtuh sehingga para korban terjatuh dari ketinggian sekitar empat meter dan menghantam lantai dasar,” ujar AKBP Sepuh.

Usai kejadian, proses evakuasi langsung dilakukan. Sebanyak 10 korban yang mengalami luka cukup berat dibawa ke RSUD Siak untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara tujuh korban lainnya dengan luka ringan dirawat di Puskesmas Mempura.

Petugas kepolisian segera mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi guna mencegah warga dan pengunjung mendekati area berbahaya. Pengamanan dilakukan sambil menunggu proses olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi-saksi.

Pada siang harinya, Kapolres Siak bersama Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menjenguk para korban di rumah sakit. Selanjutnya, jajaran Forkopimda melakukan peninjauan langsung ke lokasi runtuhnya bangunan untuk melihat kondisi kerusakan dan penyebab kejadian.

Sebagai langkah antisipasi, Polres Siak meminta pemerintah daerah menutup sementara objek wisata Tangsi Belanda hingga dilakukan perbaikan secara menyeluruh. Masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan saat mengunjungi bangunan bersejarah yang memiliki risiko kerusakan struktur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Tangsi Belanda Siak Ambruk Saat Kunjungan Pelajar, 17 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!