Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 05 JUNI 2026 • 13:49 WIB

Dolar AS Nyaris Sentuh Rp18.100, Ini Pergerakan Kurs Rupiah Hari Ini

Dolar AS Nyaris Sentuh Rp18.100, Ini Pergerakan Kurs Rupiah Hari IniHarga Dolar Hari Ini jumat (5/06/2026). (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah Indonesia (IDR) kembali menjadi perhatian publik setelah berada di kisaran Rp18.048,85 per dolar AS pada perdagangan hari ini. 

Angka tersebut menunjukkan tekanan yang masih kuat terhadap rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya permintaan valuta asing.

Berdasarkan data kurs yang beredar di pasar, nilai tukar dolar AS berada pada rentang Rp18.038,40 hingga Rp18.048,85. Posisi ini mendekati level psikologis Rp18.100 yang selama beberapa waktu terakhir menjadi perhatian pelaku pasar dan dunia usaha.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) menetapkan kurs transaksi dengan nilai beli sebesar Rp17.948,81 dan nilai jual Rp18.129,19 per dolar AS. Perbedaan kurs ini mencerminkan kondisi pasar yang masih bergerak dinamis mengikuti sentimen global.

Di sektor perbankan nasional, sejumlah bank besar juga mencatat variasi nilai tukar. Bank Central Asia (BCA) menetapkan e-Rate dengan kurs beli Rp18.038,00 dan kurs jual Rp18.058,00 per dolar AS. Untuk transaksi TT Counter, kurs beli berada di Rp17.855,00 dan kurs jual Rp18.130,00.

Bank Mandiri mencatat Special Rate dengan kurs beli Rp18.050,00 dan kurs jual Rp18.080,00. Sedangkan untuk transaksi TT Counter maupun Bank Notes, kurs beli berada di Rp17.830,00 dan kurs jual Rp18.130,00.

Maybank Indonesia juga mencatat pergerakan kurs yang relatif tinggi. Pada layanan e-Rate, kurs beli berada di Rp18.022,00 dan kurs jual Rp18.044,00. 

Sementara untuk TT Counter, kurs beli tercatat Rp17.964,00 dan kurs jual Rp18.164,00. Adapun kurs Bank Notes berada pada level Rp17.939,00 untuk beli dan Rp18.189,00 untuk jual.

Pengamat menilai pelemahan rupiah saat ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal, mulai dari penguatan dolar AS di pasar global, meningkatnya tensi geopolitik dunia, hingga tingginya kebutuhan valuta asing untuk aktivitas perdagangan dan investasi internasional.

Apabila tren pelemahan ini berlanjut dan dolar menembus level yang lebih tinggi, dampaknya dapat dirasakan pada kenaikan biaya impor, harga bahan baku industri, hingga potensi peningkatan harga sejumlah barang konsumsi di dalam negeri.

Meski demikian, pelaku pasar diimbau untuk terus memantau perkembangan kurs secara berkala karena nilai tukar bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar keuangan global maupun kebijakan moneter yang ditempuh otoritas terkait.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Dolar AS Nyaris Sentuh Rp18.100, Ini Pergerakan Kurs Rupiah Hari Ini

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!