Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 27 JULI 2026 • 20:05 WIB

Ayah Tewas Diduga Curi Ayam di Bali, Tangis Putri Kecil dan Pesan Ustaz Abdul Somad Menggugah Hati

Ayah Tewas Diduga Curi Ayam di Bali, Tangis Putri Kecil dan Pesan Ustaz Abdul Somad Menggugah HatiTangis Putri Kecil dan Seruan Ustaz Abdul Somad melalui unggahan di media sosial resminya (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Kasus tewasnya seorang pria berinisial KD yang diduga mencuri ayam aduan di Kabupaten Tabanan, Bali, menuai perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk pendakwah Ustaz Abdul Somad (UAS). 

Melalui unggahan di akun media sosialnya, UAS menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang berujung hilangnya nyawa seseorang akibat aksi main hakim sendiri.

Dalam pesannya, UAS menegaskan bahwa dugaan pencurian merupakan perbuatan yang salah. Namun, menurutnya, mengambil nyawa seseorang sebagai balasan atas dugaan pencurian juga tidak dapat dibenarkan.

"Mencuri ayam tidak benar. Tapi ayam dibayar dengan nyawa tidak bisa dibenarkan," tulis Ustaz Abdul Somad.

Ia juga mengajak masyarakat melihat sisi kemanusiaan dari peristiwa tersebut, terutama nasib anak-anak yang ditinggalkan korban.
"Gadis kecil itu anak kita, keponakan kita, adik kita, diri kita," tulisnya.

Dalam unggahan yang sama, UAS mempertanyakan mengapa masih ada masyarakat yang terpaksa melakukan pencurian di tengah kekayaan sumber daya alam Indonesia.

"Mengapa saudara kita mencuri? Di tengah negeri gemah ripah loh jinawi, emas, nikel, minyak dan gas melimpah, negeri penuh berkah, tapi rakyat susah. Nenek tua mengais beras, pak tua mencuri sawit," tulisnya.

Pernyataan tersebut mendapat perhatian luas dari warganet dan memicu diskusi mengenai pentingnya penegakan hukum tanpa mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan.

Peristiwa tragis itu menimpa KD yang tewas diamuk massa setelah tepergok diduga mencuri ayam aduan milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.30 WITA.

Korban diduga tertangkap tangan saat hendak mengambil seekor ayam aduan milik warga bernama I Wayan Adi Suteja. 

Warga yang geram karena maraknya kasus kehilangan ternak kemudian mengeroyok korban hingga meninggal dunia di lokasi sebelum polisi tiba.

Tak hanya itu, massa juga membakar sepeda motor yang digunakan korban hingga hangus. Saat personel Polres Tabanan tiba di tempat kejadian perkara sekitar pukul 02.00 WITA, korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Polres Tabanan kemudian bergerak cepat mengusut kasus tersebut. Polisi telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam dugaan aksi main hakim sendiri. Kelimanya berinisial MJ, WS, KB, ML, dan ND.

Dalam penyelidikan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa seekor ayam, sebilah golok, tas berisi tang, ketapel, batu, serta sejumlah uang tunai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Ayah Tewas Diduga Curi Ayam di Bali, Tangis Putri Kecil dan Pesan Ustaz Abdul Somad Menggugah Hati

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!