Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 09:10 WIB

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026 Jelang Ramadhan, Ini Penjelasan dan Fakta Pentingnya

Author

Gerhana Matahari Cincin diprediksi terjadi pada 17 Februari 2026. Fenomena cincin api ini tidak dapat disaksikan dari Indonesia dan berdekatan dengan Ramadhan 1446 H. (ramadhan kurniawan putra)

RIAU - Gerhana Matahari Cincin (GMC) merupakan salah satu fenomena astronomi langka yang terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari, namun tidak menutupi seluruh piringan Matahari.

Kondisi ini disebabkan karena posisi Bulan berada di titik terjauhnya dari Bumi atau apogee, sehingga ukuran Bulan tampak lebih kecil. Akibatnya, cahaya Matahari masih terlihat di bagian tepi dan membentuk lingkaran bercahaya yang dikenal sebagai cincin api,Kamis,(5/02/2026).

Berdasarkan informasi terkini, Gerhana Matahari Cincin terdekat diprediksi akan terjadi pada 17 Februari 2026. Namun, fenomena ini diperkirakan tidak dapat disaksikan secara langsung dari wilayah Indonesia. 

Jalur bayangan gerhana dilaporkan hanya akan melintasi beberapa wilayah tertentu di belahan dunia lain, sehingga masyarakat Indonesia hanya bisa mengikuti peristiwa ini melalui siaran atau dokumentasi astronomi.

Menariknya, peristiwa Gerhana Matahari Cincin ini terjadi berdekatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah. Dalam konteks keagamaan Islam, gerhana dipahami sebagai salah satu tanda kebesaran Allah SWT.

Fenomena ini tidak dikaitkan dengan pertanda buruk seperti kematian atau kelahiran seseorang, melainkan menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan memperbanyak ibadah.

Bagi masyarakat di wilayah yang dapat menyaksikan Gerhana Matahari Cincin secara langsung, pengamatan harus dilakukan dengan aman. Para ahli mengingatkan agar tidak melihat Matahari secara langsung tanpa perlindungan. 

Penggunaan kacamata khusus gerhana atau filter matahari yang telah bersertifikat sangat dianjurkan untuk mencegah kerusakan mata secara permanen.

Fenomena Gerhana Matahari Cincin selalu menjadi momen yang menarik perhatian publik, baik dari sisi ilmiah maupun spiritual, sekaligus mengingatkan manusia akan keteraturan dan keagungan alam semesta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU