Rabu, 13 MEI 2026 • 14:04 WIB

Hujan Merata di Riau, Karhutla Nihil dan Operasi Modifikasi Cuaca Dihentikan Sementara

Author

Hujan Merata di Riau, Karhutla Nihil dan Operasi Modifikasi Cuaca Dihentikan Sementara (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Curah hujan yang terjadi cukup merata dalam beberapa hari terakhir di Provinsi Riau membawa dampak positif terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Sejumlah titik api yang sebelumnya dilaporkan muncul di beberapa daerah kini dinyatakan padam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau, M Edy Afrizal, mengatakan sebelumnya sempat terjadi Karhutla di Kabupaten Rokan Hilir dan Pelalawan. 

Namun tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman melalui jalur darat dan udara, yang kemudian dibantu dengan turunnya hujan.

“Untuk Karhutla sudah nihil, beberapa daerah yang sebelumnya sempat ada Karhutla saat ini sudah padam. Hujan belakangan ini terjadi cukup merata di wilayah Riau,” ujarnya, Rabu, (13/05/2026).

Ia menjelaskan, karena intensitas hujan yang cukup tinggi dan merata, kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Riau untuk sementara dihentikan. Hingga saat ini, total garam yang telah disemai dalam operasi tersebut mencapai 64 ton.

“Untuk OMC dihentikan sementara, karena hujan sudah cukup banyak. Nanti kalau masih dilakukan dikhawatirkan malah terjadi banjir,” sebutnya.

Meski demikian, pesawat yang digunakan untuk kegiatan OMC masih tetap disiagakan di Riau sambil menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat. Selain untuk OMC, pesawat tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk patroli Karhutla.

“Pesawat untuk OMC masih ada di Riau sembari menunggu arahan selanjutnya. Pesawatnya juga bisa digunakan untuk kegiatan patroli Karhutla,” tambahnya.

Sementara itu, akibat hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Riau, hingga kini belum ada laporan resmi terkait kejadian banjir. 

Meski demikian, BPBD kabupaten/kota diminta tetap siaga terhadap potensi kenaikan debit air sungai.

“Belum ada yang melaporkan terjadi banjir, tapi mungkin permukaan air sungai ada mengalami kenaikan. Kami minta untuk tetap waspada, jika memerlukan bantuan bisa segera melaporkan ke BPBD Riau,” imbaunya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU