Rabu, 13 MEI 2026 • 15:33 WIB

Katanya Kaya Minyak dan Sawit, Jalan di Riau Masih Tambal Sulam Setiap Tahun

Author

Katanya Kaya Minyak dan Sawit, Jalan di Riau Masih Tambal Sulam Setiap Tahun (ramadhan kurniawan putra)

RIAU - Meski dikenal sebagai salah satu provinsi kaya sumber daya alam di Indonesia, kondisi sejumlah ruas jalan di Riau masih menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, penanganan kerusakan jalan yang dilakukan pemerintah saat ini masih sebatas tambal sulam di beberapa titik yang berlubang dan rusak.

Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) memang mulai menggesa perbaikan jalan di sejumlah wilayah.

Namun, metode penanganan yang dilakukan berupa patching aspal dan penambalan menggunakan Campuran Aspal Panas (CAP), sehingga dinilai belum menjadi solusi jangka panjang.

Perbaikan dilakukan di berbagai ruas jalan provinsi, mulai dari wilayah barat Riau hingga sejumlah titik strategis di Kota Pekanbaru. 

Beberapa lokasi yang menjadi fokus perbaikan di antaranya Jalan Datuk Setia Maharaja, Jalan Tuanku Tambusai kawasan Simpang Paus, hingga ruas Mahato perbatasan Kabupaten Rokan Hilir menuju Simpang Menggala.

Kondisi tersebut kembali memunculkan kritik dari masyarakat yang menilai provinsi dengan kekayaan minyak, gas, dan perkebunan itu seharusnya memiliki infrastruktur jalan yang lebih baik dan mantap.

Plt Kepala Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau, Thomas Larfo Dimeira ST MM, mengatakan pemeliharaan jalan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi kerusakan dan skala prioritas.

“Fokus utama kami adalah menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Pemeliharaan rutin terus dilakukan di sejumlah ruas jalan provinsi,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, penanganan jalan dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan di masing-masing wilayah kerja dengan metode penambalan jalan berlubang dan perawatan rutin badan jalan.

Meski demikian, masyarakat berharap pemerintah tidak hanya melakukan tambal sulam sementara, tetapi juga melakukan peningkatan kualitas jalan secara menyeluruh agar kerusakan tidak terus berulang, terutama saat musim hujan dan tingginya aktivitas kendaraan berat di berbagai daerah di Riau.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU