Selasa, 19 MEI 2026 • 14:41 WIB

Sapi Kurban Bantuan Presiden dari Riau Pecahkan Rekor, Terberat Capai 1.013 Kg

Author

sebanyak 14 ekor sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi Bantuan tersebut diperuntukkan bagi Pemerintah Provinsi Riau, 12 pemerintah kabupaten/kota, serta satu tokoh masyarakat. (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Program bantuan sapi kurban Presiden RI untuk Idul adha 2026 membawa dampak positif bagi para peternak di Provinsi Riau. Selain menjadi kebanggaan daerah, program tersebut juga dinilai mampu meningkatkan semangat peternak dalam menghasilkan sapi dengan kualitas terbaik.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Riau menyebut kualitas budidaya ternak masyarakat terus mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari bobot sapi yang lolos seleksi bantuan Presiden tahun ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala DPKH Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, program bantuan kemasyarakatan Presiden Prabowo Subianto menjadi motivasi tersendiri bagi peternak lokal untuk terus memperbaiki kualitas ternak mereka.

Baca juga: Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban 1 Ton ke Rohil, Pemprov Riau Fokus Efisiensi Anggaran

Menurut Mimi, rata-rata bobot sapi bantuan Presiden tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Bahkan, kenaikannya mencapai sekitar 60 kilogram dibanding sapi yang terpilih pada tahun sebelumnya.

“Hal ini menunjukkan para peternak kita mampu membudidayakan sapi dengan baik. Tahun ini bobot sapi yang lolos seleksi rata-rata lebih besar dibanding sebelumnya,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, sapi bantuan Presiden tahun ini memiliki bobot bervariasi mulai dari 731 kilogram hingga lebih dari satu ton. Rata-rata berat sapi yang terpilih mencapai sekitar 901 kilogram.

Sapi dengan bobot terbesar berasal dari peternak Franto KSR di Riau yang mengusulkan sapi jenis simental dengan berat mencapai 1.013 kilogram untuk tingkat provinsi.

Selain itu, beberapa kabupaten lain juga mengirimkan sapi berukuran jumbo. Kabupaten Indragiri Hilir mengusulkan sapi jenis Brangus berbobot 1.000 kilogram, sementara Bengkalis mengirimkan sapi simental dengan berat 961 kilogram.

Mimi menilai peningkatan kualitas ternak tersebut tidak terlepas dari pembinaan berkelanjutan yang dilakukan DPKH Riau kepada para peternak di berbagai daerah.

Ia berharap program bantuan sapi kurban Presiden tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan menjelang Iduladha, tetapi juga mampu mendorong peternak meningkatkan kualitas pemeliharaan, kesehatan ternak, hingga pakan.

“Program ini menjadi motivasi bagi peternak untuk terus mengembangkan budidaya sapi mereka agar bisa kembali terpilih pada tahun berikutnya,” tutupnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Riau telah mengusulkan sapi-sapi terbaik dari seluruh kabupaten/kota berdasarkan kriteria bobot terbesar, kondisi kesehatan, kesiapan distribusi, dan kualitas fisik sesuai arahan Sekretariat Presiden serta Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU