Ragam Buah Khas Pekanbaru Eksotis dan Wajib Masuk Daftar Icip! (Ramadhan Kurniawan putra)
RIAU - Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru dan wilayah sekitarnya, menyimpan kekayaan buah-buahan eksotis yang unik dan jarang ditemukan di daerah lain.
Mulai dari buah hutan langka hingga hasil perkebunan yang melimpah, ragam buah khas ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan.
Sejumlah buah eksotis bahkan hanya dapat ditemukan di pedalaman hutan. Salah satunya adalah tampui atau tampoi, buah langka yang disebut hanya berbuah sekitar lima tahun sekali.
Buah ini memiliki kulit tebal berwarna oranye dengan daging putih yang menawarkan rasa manis-asam segar, menyerupai perpaduan manggis dan duku.
Selain itu, terdapat buah ridan yang dikenal sebagai rambutan hutan tanpa bulu. Buah ini banyak ditemukan di wilayah Kampar dengan bentuk lonjong dan cita rasa khas yang berbeda dari rambutan pada umumnya.
Dari Kabupaten Bengkalis, masyarakat mengenal buah derendan sebagai kerabat dekat duku. Buah ini memiliki kulit lebih tipis dan berbintik, namun dikenal sangat manis.
Sementara itu, kapulasan hadir sebagai alternatif rambutan dengan kulit tebal dan tekstur daging buah yang lebih kenyal serta aromatik.
Tak kalah menarik, buah kecapi atau sentul juga menjadi favorit karena rasa asam segarnya. Buah berkulit kuning beludru ini kerap diolah menjadi rujak atau dikonsumsi langsung.
Di sisi lain, buah populer seperti durian tetap menjadi primadona di Pekanbaru. Saat tidak musim, masyarakat tetap dapat menikmati olahannya seperti lempuk durian dan ketan talam durian yang banyak diburu sebagai oleh-oleh khas.
Nanas juga menjadi komoditas unggulan yang sering diolah menjadi keripik manis alami, sementara kedondong kerap dijadikan dodol dengan sensasi rasa unik.
Tak hanya itu, Riau juga memiliki kekayaan buah rimba lainnya seperti keranji dengan rasa asam-manis kuat, kledang yang menyerupai perpaduan nangka dan manggis, hingga kelubi yang terkenal sangat asam dan biasa diolah menjadi sambal.
Ada pula kabau yang dikenal memiliki aroma tajam dan digemari pecinta kuliner ekstrem.
Beberapa daerah di Riau juga memiliki buah unggulan masing-masing. Nanas Kualu dari Kampar dikenal sangat manis dan berukuran besar, jeruk Kuok memiliki rasa segar khas, serta salak dari Rokan Hulu yang memiliki tekstur renyah tanpa rasa sepat.
Saat musim buah tiba, cempedak dan manggis hutan menjadi primadona di pasar tradisional. Aroma khas cempedak bahkan kerap memenuhi pasar, sementara manggis hutan menawarkan rasa yang lebih tajam dibandingkan manggis biasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan