Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 06 MEI 2026 • 08:41 WIB

Rekomendasi Tempat Workshop Batik di Bengkalis untuk Wisata Edukasi

Rekomendasi Tempat Workshop Batik di Bengkalis untuk Wisata EdukasiRekomendasi Tempat Workshop Batik di Bengkalis untuk Wisata Edukasi (Ramadhan Kurniawan putra)

RIAU - Kecamatan Mandau kini tidak hanya dikenal sebagai wilayah industri minyak di Kabupaten Bengkalis, tetapi juga mulai menonjol sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis budaya melalui hadirnya Batik Mandau.

Di balik berkembangnya kerajinan khas tersebut, terdapat sosok perempuan inspiratif, Dewi Asdinar, S.Sos., M.Si, yang disebut sebagai pencetus utama lahirnya Batik Mandau.

Dewi Asdinar yang menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Mandau dikenal sebagai penggerak perempuan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga.

Melalui gagasan besarnya, ia merintis Batik Mandau sejak tahun 2022 dengan tujuan memberikan keterampilan produktif kepada ibu rumah tangga sekaligus menciptakan identitas budaya baru bagi daerah Mandau.

Berawal dari kelompok ibu-ibu PKK Kecamatan Mandau, program ini berkembang menjadi salah satu ikon ekonomi kreatif di Bengkalis. Tidak sekadar memproduksi kain batik, Batik Mandau juga menjadi wadah pelatihan, pengembangan usaha mikro, serta destinasi wisata edukasi yang mulai dikenal masyarakat luas.

Kirim Kader PKK Belajar ke Yogyakarta

Dalam tahap awal pengembangan, Dewi Asdinar mengirimkan kader PKK Mandau mengikuti pelatihan membatik ke Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai pusat batik nasional.

Langkah itu dilakukan agar para pengrajin di Mandau memiliki kemampuan teknis yang kuat, baik dalam membatik tulis, batik lukis, hingga pewarnaan kain.

Sekembalinya dari pelatihan, para kader mulai menularkan ilmu kepada anggota PKK lainnya. Dari sinilah produksi Batik Mandau mulai berjalan dan terus berkembang hingga saat ini.
Ciptakan Motif Khas Daerah

Salah satu kekuatan Batik Mandau terletak pada motif yang sarat filosofi lokal. Dewi Asdinar disebut sebagai perancang berbagai motif ikonik yang kini menjadi ciri khas Batik Mandau.

Motif paling populer adalah Pompa Angguk, yang menggambarkan identitas Mandau sebagai daerah penghasil minyak bumi.

Selain itu terdapat perpaduan corak Melayu tradisional seperti Pucuk Rebung, yang melambangkan pertumbuhan, harapan, dan nilai budaya masyarakat Melayu.

Perpaduan unsur industri modern dan budaya tradisional itu menjadikan Batik Mandau tampil unik serta berbeda dari batik daerah lainnya.
Jadi Pusat Wisata Edukasi di Mandau

Kini Workshop Batik Mandau berkembang menjadi salah satu destinasi wisata edukasi yang direkomendasikan di Kecamatan Mandau.

Pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan batik mulai dari membuat pola, mencanting menggunakan lilin panas, pewarnaan, hingga tahap akhir menjadi kain siap pakai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERBARU

Rekomendasi Tempat Workshop Batik di Bengkalis untuk Wisata Edukasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!