Selasa, 29 JULI 2025 • 15:06 WIB

Kota Duri Kembali Diwacanakan Jadi DOB,Warga: Hanya Jadi Lagu Lama

Author

Kota Duri Di Usulakan DOB Daerah Otonomi Baru lagu Lama ini sudah 20 Tahun di Usulakan. (Liputan)

RIAUWacana pemekaran wilayah Riau kembali mencuat setelah Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mencabut moratorium pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan mulai menginventarisasi ulang usulan daerah baru di berbagai provinsi, termasuk Riau.

Lima daerah yang diusulkan untuk pemekaran itu yaitu Kabupaten Indragiri Selatan dan Indragiri Utara pemekaran dari Indragiri Hilir.

Kemudian Kabupaten Gunung Sahilan Darussalam pecahan Kabupaten Kampar, Kabupaten Rokan Darussalam pemekaran dari Kabupaten Rokan Hulu dan Kota Duri dari Kabupaten Bengkalis.

Baca juga: Sungai Rokan Mencekam,Nelayan Hilang Diterkam Buaya

Hal tersebut mendapat dukungan dari anggota DPRD Provinsi Riau. Wakil rakyat menilai pemekaran daerah dianggap perlu dalam rangka pemerataan pembangunan mengingat luasnya wilayah Provinsi Riau. 

Dikatakan Anggota DPRD Provinsi Riau Ikbal Sayuti, dirinya mendukung rencana pemekaran lima wilayah di Provinsi Riau menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB). 

"Saya sangat setuju dan mendorong pemekaran ini, khususnya di Indragiri Hilir. Inhil itu terlalu luas, baik dari segi wilayah maupun jangkauan administrasi," ujar anggota DPRD Dapil Inhil itu, Senin (28/7/2025).

Baca juga: Disnakertrans Riau Lumpuh Akibat Kebakaran,Pegawai Akan Dipindah

Pada kesempatan itu Ikbal mengungkapkan, untuk pembahasan pemekaran wilayah Inhil, yang dibagi Indragiri Selatan dan Indragiri Utara telah sampai pada tahap kajian kelayakan, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat.

"Artinya, ini sudah bukan lagi wacana. Sudah dikaji dan memiliki landasan yang kuat. Insyaallah tidak akan membebani keuangan pusat karena daerah-daerah ini punya potensi untuk mandiri secara ekonomi," jelasnya.

Politisi PPP itu menegaskan, tujuan utama dari pemekaran adalah untuk mendorong pemerataan pembangunan. Dirinya menilai, selama ini pembangunan di Inhil belum merata akibat luas wilayah dan sulitnya akses antar daerah.

Ia menilai, wacana pemekaran Kota Duri yang kembali digaungkan oleh para pejabat pusat maupun daerah tidak lebih dari sekadar permainan kata yang terus diulang setiap menjelang momen-momen politik tertentu.

Baca juga: Wapres Gibran Minta Daerah Awasi BSU: Jangan Sampai Disalahgunakan

"Kalau serius, kenapa tak ada progres yang jelas? Sudah belasan tahun cuma bahas kajian, rapat, usulan, tapi Kota Duri tetap saja bagian dari Kabupaten Bengkalis. Sementara daerah lain sudah lebih dulu mekar," ujarnya dengan nada kecewa.

Putra menyebut bahwa harapan masyarakat akan terbentuknya Kota Duri sebagai daerah otonomi baru sudah terlalu lama digantung.

Ia khawatir, jika tidak ada langkah nyata, maka kepercayaan publik terhadap pemangku kepentingan akan semakin luntur.

"Kami bukan menolak. Kami justru mendukung penuh.tapi jangan permainkan harapan warga Duri. Ini soal harga diri dan pemerataan pembangunan. Jangan cuma manis di wacana, pahit di kenyataan," tambahnya dan Selama Duri belum menjadi kota mandiri, kita akan terus tertinggal, cuma jadi penonton di rumah sendiri," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU