Jumat, 29 AGUSTUS 2025 • 21:40 WIB

Basarnas Pekanbaru Perkuat Kesiapan Tim Rescue Lewat Latihan Gabungan Heli Rescue

Author

Basarnas Pekanbaru Perkuat Kesiapan Tim Rescue Lewat Latihan Gabungan Heli Rescue

RIAUBasarnas Pekanbaru terus meningkatkan kemampuan personel, khususnya rescuer, untuk menghadapi berbagai situasi darurat. Pada 25 Agustus 2025, mereka menggelar latihan gabungan Heli Rescue di Padang, melibatkan kantor SAR se-Sumatera.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan bahwa kantor SAR Pekanbaru, Padang, Medan, Aceh, Bengkulu, Jambi, Nias, hingga Mentawai aktif mengikuti latihan ini.

Latihan ini fokus pada penyelamatan korban kecelakaan di air, termasuk evakuasi dari kapal maupun langsung di perairan. “Kami bekerja sama dengan Polairud serta TNI Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara. TNI AU memegang peran vital karena kami menggunakan helikopter untuk simulasi evakuasi korban,” jelas Budi.

Selain instansi pemerintah, sejumlah perusahaan swasta ikut berpartisipasi, termasuk Semen Padang, Pertamina, dan Wilmar. 

Baca juga: Ribuan Ojol dan Mahasiswa Geruduk Polda Riau Tuntut Keadilan untuk Affan

Menurut Budi, kolaborasi lintas sektor ini penting karena operasi penyelamatan tidak bisa dilakukan sendiri.

Basarnas Pekanbaru juga menyiapkan latihan lanjutan. Pada pertengahan September, personel akan melakukan latihan penyelaman (underwater rescue) dengan kondisi zero visibility di Danau Buatan Pekanbaru dan beberapa lokasi lainnya.

“Perizinan administrasi masih berjalan, tetapi lokasi latihan sudah kami tentukan. Kami juga bisa melibatkan potensi SAR lain melalui kerja sama yang sudah dibangun sebelumnya,” ujar Budi.

Lebih lanjut, pada 25 Oktober 2025, Basarnas akan menggelar Latihan Dasar SAR di Sumatera Barat, melibatkan calon pegawai baru (CPNS) dari delapan kantor SAR di Sumatera.

Baca juga: Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Sampaikan Belasungkawa Atas Tragedi Ojol Tewas di Jakarta

“Padang kami pilih karena memiliki laut, tebing, dan gunung, sehingga skenario latihan bisa lebih variatif. Dengan begitu, kami tidak hanya meningkatkan kompetensi personel, tetapi juga memperkuat sinergi antarinstansi,” tambahnya.

Budi menegaskan, latihan bersama mengasah keterampilan teknis sekaligus mempererat koordinasi antarpersonel dan lembaga. “Dalam menghadapi bencana, tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Kolaborasi adalah kunci. Melalui latihan ini, kami saling mengenal, memahami SOP, dan memastikan siap bergerak cepat saat bencana terjadi,” tutupnya.

Dengan rangkaian pelatihan berkelanjutan, Basarnas Pekanbaru memastikan personel selalu siap menjalankan misi kemanusiaan di darat, laut, dan udara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU