Rabu, 20 MEI 2026 • 11:31 WIB

TNI AU Bersama Avsec Gagalkan Penyelundupan 919 Gram Sabu dan 1.653 Butir Ekstasi ke Makassar

Author

TNI AU Bersama Avsec Gagalkan Penyelundupan 919 Gram Sabu dan 1.653 Butir Ekstasi ke Makassar (ramadhan kurniawan putra)

RIAU - Petugas gabungan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba melalui jalur udara. Dalam pengungkapan terbaru, aparat mengamankan 919 gram sabu dan 1.653 butir pil ekstasi yang hendak dikirim ke Sulawesi Selatan melalui jasa ekspedisi kargo udara.

Pengungkapan tersebut dilakukan oleh personel TNI AU bersama Aviation Security (Avsec) saat melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang kargo di area bandara. Narkotika itu ditemukan tersembunyi di dalam tangki sepeda motor yang telah dikemas rapi untuk mengelabui petugas.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Abdul Haris, mengatakan paket mencurigakan itu terdeteksi sekitar pukul 05.00 WIB saat proses pemeriksaan kargo berlangsung.

“Petugas menemukan satu paket yang mencurigakan, kemudian dilakukan pemeriksaan bersama dan dipastikan di dalamnya terdapat sabu serta pil ekstasi,” ujarnya.

Paket tersebut diketahui akan dikirim ke Kota Makassar menggunakan maskapai Lion Air dengan rute transit melalui Yogyakarta sebelum menuju Sulawesi Selatan. 

Menurut Haris, penggunaan jalur transit diduga menjadi modus pelaku untuk menghindari pengawasan petugas.

Meski barang bukti berhasil diamankan, hingga kini petugas masih melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku pengirim narkoba tersebut. Identitas serta alamat pengirim telah dikantongi dan saat ini tengah ditelusuri oleh aparat terkait.

“Barang bukti sudah kami serahkan ke BNNP Riau untuk proses lebih lanjut,” katanya.

Haris menegaskan, pengungkapan ini menunjukkan bahwa jalur udara masih menjadi salah satu pilihan utama jaringan narkoba untuk menyelundupkan barang haram. Karena itu, pengawasan di bandara akan terus diperketat, termasuk terhadap pengiriman melalui jasa ekspedisi.

Sepanjang tahun 2025, petugas di Bandara SSK II tercatat berhasil menggagalkan penyelundupan 22,022 kilogram sabu, 5,32 kilogram ganja, serta ratusan butir ekstasi dan obat terlarang lainnya.

Sementara hingga Mei 2026, jumlah narkotika yang berhasil diamankan mencapai 5,327 kilogram sabu dan 2,292 kilogram ganja. Untuk pil ekstasi, jumlah temuan meningkat signifikan hingga mencapai 1.653 sampai 1.999 butir, melampaui capaian tahun sebelumnya.

“Kami akan kembali memperketat pengawasan, termasuk pada pengiriman kargo udara. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak jasa ekspedisi agar jalur udara tidak menjadi celah bagi pelaku narkoba,” tegas Haris.

Sementara itu, Pelaksana Tugas General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Yoko Harianto, memastikan pihaknya terus memaksimalkan pengawasan keamanan di area bandara.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara ketat melalui pengecekan manual maupun menggunakan mesin X-ray untuk mendeteksi barang mencurigakan.

“Petugas keamanan penerbangan di area kargo bekerja sesuai prosedur. Jika ditemukan barang mencurigakan dari hasil pemeriksaan X-ray, langsung kami koordinasikan dengan instansi terkait,” tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU