Anak Kadung Tembas Leher ayah Hingga Tewas (Ramadhan Kurniawan putra)
RIAU - Warga Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, digemparkan dengan kabar dugaan pembunuhan yang terjadi di Desa Tasik Serai, Selasa (7/4/2026).
Informasi tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat, bersamaan dengan beredarnya sebuah video di media sosial.
Dalam video berdurasi 1 menit 4 detik yang beredar, terlihat sejumlah warga bersama personel kepolisian dari Polsek Pinggir serta anggota Bhabinkamtibmas mengevakuasi jenazah korban.
Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka serius di bagian leher
Seorang warga bernama Yadi yang melintas di sekitar lokasi menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Kilometer 38 Desa Tasik Serai.
Ia juga mengungkapkan dugaan sementara bahwa pelaku merupakan anak kandung korban.
Polisi Dari Polsek Pinggir sudah berada Di TKP (Ramadhan Kurniawan putra)
“Informasi yang saya dengar, pelaku diduga anak kandung korban. Anak tersebut nekat karena tidak terima ibunya sering dipukul oleh korban,” ujarnya.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian saleh siregar dalam keterangannya kepada KabarDuri.net menyampaikan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pada pukul 13.19 WIB.
Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh personel Bhabinkamtibmas dan piket fungsi yang langsung menuju lokasi kejadian.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan korban dalam kondisi tergeletak di dalam kamar dengan luka yang sangat parah.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan leher yang menyebabkan kematian di tempat. Bahkan, kondisi korban sangat mengenaskan dengan bagian leher hampir terputus.
"Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, diketahui bahwa sebelum kejadian sempat terjadi pertengkaran antara korban dengan istrinya pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB," Terangnya Fahrian.
Korban diketahui meminta sejumlah uang dan sempat terjadi cekcok. Setelah itu, istri korban pergi ke ladang meninggalkan korban bersama anaknya di rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan