RIAU - Berkunjung ke Riau rasanya belum lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh khas yang sarat cita rasa dan budaya Melayu. Senin (26/01/2026).
Provinsi yang dikenal sebagai salah satu penghasil durian terbaik di Sumatera ini menyimpan beragam pilihan buah tangan, mulai dari kuliner tradisional hingga kerajinan tangan bernilai seni tinggi.
Bagi wisatawan, berburu oleh-oleh di Riau bukan sekadar belanja, tetapi juga perjalanan mengenal rasa dan warisan budaya yang telah hidup turun-temurun.
Surga Oleh-oleh Kuliner Berbahan Durian
Nama Lempuk Durian hampir selalu menjadi yang pertama disebut ketika berbicara soal oleh-oleh khas Riau. Makanan ini terbuat dari daging durian asli yang dimasak hingga menjadi dodol dengan rasa manis legit dan aroma khas. Selain lezat, lempuk juga dikenal tahan lama, sehingga praktis dibawa untuk perjalanan jauh.
Tak kalah populer, Pancake Durian menjadi favorit wisatawan kekinian. Dengan kulit tipis berwarna-warni yang membungkus krim dan daging durian lembut, camilan ini menawarkan sensasi manis yang menggoda. Meski harus disimpan dalam kondisi dingin, banyak wisatawan rela membawanya sebagai buah tangan istimewa.
Sementara itu, Bolu Kemojo, kue tradisional khas Melayu, juga selalu masuk daftar belanja. Berwarna hijau dari pandan dengan tekstur lembut, bolu ini memiliki cita rasa khas dan mampu bertahan beberapa hari di suhu ruang.
Ada pula Ketan Talam Durian, perpaduan ketan pulen dan gurih dengan lapisan durian lembut di atasnya. Di Pekanbaru, produk ini dipopulerkan oleh beberapa merek lokal, salah satunya Viera Oleh-oleh.
Bagi pecinta rasa gurih, Ikan Asap Selais adalah pilihan menarik. Ikan asap ini memiliki aroma khas yang menggugah selera dan biasanya dikemas secara vakum, sehingga bisa bertahan hingga satu atau dua bulan dan mudah diolah kembali menjadi berbagai masakan.
Sebagai camilan, Kacang Pukul juga tak boleh dilewatkan. Terbuat dari kacang tanah dengan rempah khas, rasanya renyah dengan sedikit sentuhan pedas, cocok untuk teman minum teh atau kopi.
Kerajinan dan Pakaian Khas Melayu yang Elegan
Tak hanya kuliner, Riau juga menawarkan oleh-oleh non-makanan yang sarat nilai budaya. Tenun Songket Melayu Riau menjadi salah satu yang paling diburu. Kain tenun tradisional ini memiliki motif khas seperti pucuk rebung dan banyak ditemukan di daerah Siak maupun Pekanbaru.
Selain itu, Batik Khas Pekanbaru hadir dengan ciri motif bunga dan tanaman hias berwarna mencolok. Batik ini tersedia dalam bentuk kain maupun pakaian jadi, cocok sebagai buah tangan yang elegan dan berkesan.
Riau juga dikenal dengan kerajinan anyaman pandan dan rotan, seperti tudung saji, tikar, hingga tempat lampu. Tak ketinggalan, aneka suvenir kecil seperti gantungan kunci dan pena berornamen Melayu juga mudah ditemui di pusat oleh-oleh.
Membawa Pulang Cerita dari Riau
Dari legitnya durian hingga indahnya tenun songket, oleh-oleh khas Riau bukan sekadar barang bawaan, tetapi juga potongan cerita tentang kekayaan rasa dan budaya Melayu. Tak heran, banyak wisatawan yang pulang dengan koper lebih penuh — dan kenangan yang lebih berharga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan