RIAU - Sejarah besar akhirnya terukir. Di tengah gemuruh mesin dan tensi tinggi balapan dunia, nama Veda Ega Pratama menggema sebagai pahlawan baru Indonesia di ajang Grand Prix Moto3.
Minggu (22/03/2026) menjadi hari yang tak akan terlupakan. Di Sirkuit Ayrton Senna, Brasil, pembalap muda Tanah Air itu tampil penuh determinasi dalam balapan yang menegangkan sejak awal hingga detik terakhir.
Memulai dari posisi keempat, Veda sempat terlempar jauh ke posisi ke-10. Harapan seakan menipis.
Namun di balik tekanan dan ketatnya persaingan, ia justru menunjukkan mental baja yang jarang dimiliki pembalap seusianya, Senin (23/03/2026).
Satu per satu lawan berhasil ia lewati. Kecepatan, keberanian, dan insting balapnya berpadu dalam momen-momen krusial. Hingga akhirnya, segalanya ditentukan di lap terakhir.
Dalam situasi yang nyaris tanpa celah, Veda melihat peluang sekecil apa pun. Dengan penuh keberanian, ia melancarkan manuver berani untuk menyalip rivalnya, termasuk Alvaro Carpe.
Aksi nekat namun presisi itu menjadi penentu Veda melesat ke posisi ketiga tepat sebelum garis finis.
Sorak sorai pecah. Sebuah sejarah tercipta.
Podium ketiga ini bukan sekadar hasil balapan. Ini adalah tonggak baru Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil berdiri di podium Moto3.
Lebih istimewa lagi, pencapaian ini diraih saat dirinya masih berstatus rookie, bahkan baru menjalani balapan kedua di musim 2026.
Tambahan poin dari hasil dramatis ini langsung mengangkat posisinya ke peringkat kelima klasemen sementara Moto3 2026sebuah sinyal kuat bahwa ia bukan sekadar peserta, melainkan penantang serius di level dunia.
Sebelumnya, Veda memang telah mencuri perhatian lewat prestasinya sebagai juara Asia Talent Cup 2023 serta kemenangan di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.
Namun, podium di Brasil menjadi bukti nyata bahwa dirinya siap bersaing dengan para pembalap terbaik dunia.
Kini, Merah Putih tak lagi hanya berkibar di tribun penonton, tetapi juga di podium dunia. Dan di balik itu semua, ada satu nama yang sedang menulis sejarah dengan penuh keberanian Veda Ega Pratama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan